RadarJombang.id – Kemenag Jombang mengusulkan enam nama untuk mengisi dua jabatan kepala madrasah kosong ke Kanwil Kemenag Jawa Timur.
Hingga saat ini, jabatan kepala madrasah yang kosong diisi Pelaksana tugas (Plt).
”Saat pelantikan di Kanwil Kemenag Jatim pada Kamis (27/2) kemarin, untuk Jombang tidak ada jabatan kepala madrasah yang dilantik, hanya kasi penma dan kepala TU di 4 madrasah saja,’’ ujar Muhajir, kepala Kantor Wilayah Kemenag Jombang, Minggu (2/3).
Muhajir mengatakan, karena tidak ada pelantikan kepala madrasah, membuat dua jabatan yang kosong masih diisi Plt.
Namun demikian, ia sudah mengusulkan enam nama untuk promosi jabatan kepala madrasah.
Hanya saja, Muhajir mengaku tak tahu kapan ditetapkan dan pelantikan akan dilakukan.
”Kita sudah usulkan pengisian kekosongan kepala madrasah, kita tinggal menunggu saja,” ungkap Muhajir.
Dua kepala madrasah yang kini dijabat Plt adalah kepala MAN 9 Jombang dan Kepala MTsN 12 Jombang.
Enam nama yang diusulkan tersebut merupakan guru yang memiliki sertifikat calon kepala madarsah.
Lebih lanjut Muhajir mengatakan, ada beberapa syarat guru bisa promosi menjadi kepala madrasah.
Pertama, guru harus pernah mengikuti kegiatan calon kepala madrasah dan dinyatakan lulus, hingga kemudian memiliki sertifikat calon kepala madrasah.
Baca Juga: Kemenag Jombang Minta Guru BK Proaktif Dampingi Siswa yang Ingin Kuliah Tapi Tak Punya Biaya
Selain itu, calon kepala madrasah juga harus mengikuti asesmen yang pelaksanaannya di Kanwil Kemenag Jatim.
Soal jumlah guru yang memenuhi syarat tersebut, Muhajir mengaku tidak hafal. Namun dipastikan ada enam nama yang diusulkan seluruhnya telah memenuhi syarat.
”Kita diminta mengusulkan tiga nama per satu jabatan kosong, jadi untuk mengisi MTsN 12 Jombang tiga nama, dan untuk mengisi MAN 9 Jombang tiga nama usulannya,” pungkasnya.
Data yang dihimpun, pelantikan kepala madrasah di Jombang terakhir dilakukan pada Sabtu (14/12) lalu.
Saat itu, ada dua kepala madrasah dilantik, yaitu Hindun yang sebelumnya Guru Aqidah Ahlaq di MTsN 9 Jombang diangkat menjadi Kepala MTsN 8 Jombang.
Sementara Mashudi, guru kelas MIN 4 Jombang yang diangkat menjadi kepala MIN 2 Jombang. (wen/ang)
Editor : Achmad RW