RadarJombang.id – Selama Ramadan nanti, siswa tetap belajar di sekolah. Hanya saja lama belajar siswa SD dan SMP dikurangi.
Jam efektif pembelajaran di sekolah, hanya akan berlangsung lima jam sehari. Serta hanya masuk lima hari dalan sepekan.
’’Untuk lama belajar kita tetapkan siswa pulang pukul 12.45 WIB,’’ kata Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari, kemarin.
Dinas P dan K telah mengeluarkan surat edaran tentang pembelajaran di bulan Ramadan.
Pada 27 Februari 2025 sampai 5 Maret 2025, siswa belajar di rumah.
Kemudian 6 sampai 25 Maret 2025, kegiatan belajar di laksanakan di sekolah.
Lalu 26 Maret sampai 8 April 2025, siswa menjalani libur hari raya.
Selain banyak kegiatan belajar yang dilakukan di rumah, selama Ramadan, durasi belajar juga lebih singkat.
Pada hari biasa, siswa masuk pukul 07.00 sampai 15.00 WIB. Selama Ramadan siswa hanya masuk mulai pukul 07.30 sampai 12.45 WIB.
’’Itu Senin sampai Kamis, kalau Jumat, SMP pulang pukul 12.05 WIB. Sedangkan SD pulang pukul 10.15 WIB,’’ jelasnya.
Sementara untuk jenjang PAUD, siswa hanya belajar 60 hingga 120 menit saja per hari.
Baca Juga: Benarkah Sekolah Akan Libur Selama Ramadan? Begini Kata Pemerintah
Wor menegaskan, jadwal tersebut hanya berlaku untuk siswa. Sedangkan untuk guru dan tenaga kependidikan mengikuti jadwal yang diatur oleh kepegawaian.
’’Libur permulaan puasa dan libur hari raya untuk pendidik dan tenaga kependidikan mengikuti ketentuan peraturan kepegawaian yang berlaku,’’ paparnya.
Selama menjalani kegiatan belajar di sekolah, siswa yang beragama muslim diimbau untuk melaksanakan kajian keislaman, tadarus Alquran, pondok Ramadan dan pembayaran zakat fitrah.
Sedangkan untuk yang beragama selain Islam, diminta untuk melaksanakan kegiatan pembimbingan rohani dan kegiatan kegaamaan sesuai dengan keyakinan masing-masing. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW