Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Bangunan SD Negeri di Jombang ini Rusak Parah, Atapnya Nyaris Ambrol, Dua Tahun Mangkrak

Wenny Rosalina • Senin, 20 Januari 2025 | 15:43 WIB
Kondisi bangunan perpustakaan di SD Negeri di Jombang yang rusak berat
Kondisi bangunan perpustakaan di SD Negeri di Jombang yang rusak berat

RadarJombang.id – Gedung perpustakaan di salah satu SD Negeri di Jombang ini kondisinya rusak parah.

Bangunan yang dimaksud, adalah Perpustakaan SDN Sukoiber 2 Kecamatan Gudo Jombang.

Kondisi atap teras Perpustakaan SD Negeri di Jombang hampir ambrol, kondisi jendelanya juga sudah rapuh.

Akibat kondisi itu, sejak dua tahun terakhir gedung di SD Negeri itu tak lagi difungsikan.

”Ini dua tahun tidak digunakan, peralatannya juga rusak, pintunya juga sudah rapuh,” kata Kepala SDN Sukoiber 2 Kecamatan Gudo, Susianah.

Sebagian buku yang sering digunakan sementara ini dibawa ke ruang kelas masing-masing sebagai sudut baca. Sementara sebagian buku tetap dibiarkan di perpustakaan dan tak digunakan.

”Bertepatan dengan Jumat bersih kami mulai kosongkan, buku sementara diletakkan di ruang UKS,” katanya.

Dia mewanti-wanti siswa agar tak masuk dalam gedung karena kondisinya yang rusak parah. Dan mengkhawatirkan jika ambruk sewaktu-waktu.

Selain perpustakaan, Susianah juga mengajukan rehab ruang kepala sekolah, ruang guru dan UKS, serta pembangunan baru ruang laboratorium komputer.

”Kalau rehab ruangan karena kondisinya sudah rapuh, kalau pembangunan laboratorium komputer karena kami punya banyak komputer tapi belum punya labnya,” ungkapnya.

Namun karena harus antre dan anggaran yang terbatas, sementara bagian-bagian yang dinilai genting dan harus diperbaiki, ia rehab sementara menggunakan anggaran pemeliharaan BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

Baca Juga: Jumlah SD Negeri di Jombang Terus Berkurang Gegara Kebijakan Merger, Sekarang Tinggal Segini

Hanya saja nilainya tidak banyak, maksimal 20 persen dari total BOS yang diterima.

”Apalagi siswanya di sini juga sedikit, jadi ya tidak banyak perbaikan, paling perbaikan kecil saja,” jelasnya.

Ia merupakan salah satu kepala sekolah yang aktif dalam hal pengajuan BOS.

Setiap tahun ia mengajukan, baik melalui proposal maupun melalui perbaikan data di dapodik (data pokok pendidikan).

”Alhamdulillah dinas juga responnya baik sekali, tahun lalu kami dapat rehab toilet tahun ini dapat perpustakaan. Tidak apa sedikit-sedikit, karena kami menyadari banyak sekali sekolah yang harus direhab,” pungkasnya. (wen/fid/riz)

Editor : Achmad RW
#SD Negeri #perpustakaan #Jombang #gedung #gudo #sukoiber #rusak #Parah