Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Jelang SNPMB 2025, Siswa di Jombang Diminta Teliti Biar Nggak Salah Pilih Jurusan

Wenny Rosalina • Jumat, 17 Januari 2025 | 13:21 WIB
Siswa SMAN 1 Jombang sharing sesama teman untuk persiapan SNBP, (16/1)
Siswa SMAN 1 Jombang sharing sesama teman untuk persiapan SNBP, (16/1)

RadarJombang.id – Menghadapi persiapan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNPMB) 2025, siswa diwanti-wanti untuk tidak salah pilih jurusan.

Utamanya untuk siswa eligible (memenuhi syarat) yang akan mengikuti seleksi jalur prestasi (SNBP).

’’Agar tidak salah pilih, kami minta siswa untuk mengisi google form, yang kemudian kami analisis satu per satu,’’ kata Moh Cahyono,  koordinator guru BK SMAN 1 Jombang, kemarin.

Pengisian google form dilakukan untuk melihat, kesesuaian nilai dengan jurusan yang dipilih siswa.

Jika jurusan yang dipilih dinilai grade-nya terlalu tinggi nilainya, maka siswa akan dipanggil bersama orang tua untuk diberi arahan.

’’Kami hanya sebatas memberikan arahan, bagaimana kelanjutannya itu hak siswa, mau ubah jurusan atau tidak,’’ katanya.

Siswa yang bakal mendaftar SNBP diminta untuk memperhatikan betul bagaimana nilai dan jurusan yang dipilih, termasuk sertifikat pendukung yang bisa ditambahkan.

Sebab selain nilai rapor semester 1-5, siswa juga bisa melampirkan sertifikat hasil lomba.

Soal kriteria sertifikatnya apa, masing-masing kampus tidak sama. Ada yang meminta melampirkan sertifikat kejuaraan tingkat provinsi atau nasional.

Ada juga yang melampirkan hasil lomba yang diadakan kampus itu sendiri.

’’Yang mengunggah langsung siswanya, di akun masing-masing siswa,’’ jelasnya.

Total siswa SMAN 1 Jombang yang memenuhi syarat 45 persen dari 313 siswa. Kurang lebih 20 siswa mengundurkan diri dengan berbagai alasan.

Alasannya beragam, ada yang akan mendaftar sekolah kedinasan. Ada yang tidak boleh lanjut kuliah di luar Jombang. Ada yang akan bekerja. Ada yang tidak memiliki biaya, dan lainnya.

Meski begitu, Cahyono mewajibkan seluruh siswa untuk membuat akun SNPMB yang berakhir 31 Januari 2025.

’’Entah itu dipakai atau tidak, tetap harus buat, nanti barangkali berubah pikiran agar tidak menyesal,’’ urainya.

Pemilihan jurusan dengan jeli disesuaikan dengan nilai ini tidak hanya berlaku bagi siswa yang daftar SNBP saja, tapi juga seleksi berbasis tes (SNBT).

Hanya saja, untuk SNBT lebih kepada kemampuan siswa dalam mengerjakan tes.

’’Kalau SNBT pemilihan jurusan tidak serumit SNBP, karena berdasarkan tes, tapi tetap harus disesuaikan dengan kemampuan,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Jombang, Budiono, mengatakan, siswa eligible yang berminat pada jurusan dan kampus yang sama juga diberikan pengarahan.

Agar tidak sampai memilih jurusan dan kampus yang sama dengan sesama teman. Agar peluang diterima lebih besar.

’’Karena kita nanti seleksi tidak hanya satu kabupaten saja, tapi se-nasional, jadi kita minta anak-anak untuk tidak bersaing dengan sesama teman,’’ urainya.

Indikatornya bisa dilihat melalui pemeringkatan yang sudah dilakukan.

’’Jika peringkat eligible-nya lebih tinggi temannya, maka harus pindah jurusan. Logikanya kalau di sekolah saja nilainya lebih tinggi temannya, bagaimana dengan nasional. Sedangkan nanti di jurusan itu paling hanya diambil satu sampai dua saja,’’ ucapnya. (wen/jif/riz)

 

Editor : Achmad RW
#siswa #Jombang #salah jurusan #teliti #snpmb