Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

31.791 Siswi Remaja di Jombang Dapat Vaksin HPV, Ini Tujuannya

Wenny Rosalina • Senin, 13 Januari 2025 | 14:52 WIB
Siswi SMPN 1 Jombang menjalani vaksinasi HPV di ruang pertemuan Jumat, (7/1).
Siswi SMPN 1 Jombang menjalani vaksinasi HPV di ruang pertemuan Jumat, (7/1).

RadaarJombang.id – Sebanyak 31.791 siswi remaja di Kabupaten Jombang mendapatkan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV).

Pemberian vaksin untuk siswi jenjang SD/MI dan SMP/MTs sederajat ini dimulai, Selasa (7/1).

”Sasarannya bukan pada usia, usia diterjemahkan sebagai kelas,” kata dr Hexawan Tjahja Widada, Kepala Dinas Kesehatan Jombang.

Dijelaskan, total ada 31.791 siswi yang divaksin. Terdiri dari 12.486 siswi kelas 9 SMP/MTs, 9.524 siswi kelas 5 SD/MI, dan 9.781 siswi kelas 6 SD/MI.

Pemberian vaksin kelas 5 dan 6 SD sudah dilakukan pada akhir tahun lalu, sementara kelas 9 dilakukan pada awal tahun ini. Vaksin HPV diberikan untuk mencegah kanker leher rahim.

Secara mekanisme, pemberian vaksinasi dilakukan seluruh puskesmas di Kabupaten Jombang.

Puskesmas datang ke sekolah masing-masing untuk melakukan vaksinasi ditempat.

Salah satunya adalah puskesmas Jabon Kecamatan Jombang yang melakukan vaksinasi di SMPN 1 Jombang, Jumat (7/1).

Sebanyak 166 siswi SMPN 1 Jombang yang mengikuti vaksin HPV.

Etika Elok, Koordinator Imunisasi Puskesmas Jabon mengatakan, kegiatan vaksinasi HPV dilakukan secara bergiliran, satu sekolah satu hari.

Sebelum vaksinasi diberikan, terlebih dahulu siswa diberikan pengetahuan agar mengerti manfaat vaksin yang bakal diterima.

”Kami imbau kepada sekolah agar semua kelas sembilan ketika giliran vaksin masuk semua,” jelas Elok.

Sebelumnya juga telah dilakukan skrining singkat, jika siswi demam maksimal 37,5 derajat celsius, maka vaksinasi bakal ditunda. Tapi jika batuk dan flu ringan masih diperbolehkan.

”Yang tidak bisa ikut vaksin hari ini bisa datang ke puskesmas untuk melakukan vaksinasi di puskesmas,” jelasnya.

Menurut dia, vaksinasi HPV memiliki efek samping, seperti nyeri atau kemerahan di bekas suntikan dan demam ringan.

Hanya saja, itu tidak berbahaya, dan siswa bisa melakukan pengobatan mandiri dengan meminum obat paracetamol.

Siswi usai vaksin juga tidak perlu langsung pulang. ”Kami minta istirahat saja 15-30 menit, jangan melakukan aktifitas yang berat-berat dulu,”  pungkasnya. (wen/ang/riz)

Editor : Achmad RW
#kanker serviks #Jombang #hpv #Vaksin #siswi