RadarJombang.id – Jumlah lembaga pendidikan kesetaraan berbentuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di kabupaten Jombang makin banyak.
Pada 2024 terdapat dua PKBM baru yang berdiri. Saat ini jumlah PKBM di Kabupaten Jombang ada 32 PKBM.
”Yang dua baru berdiri 2024, dan dua PKBM baru juga berdiri tahun 2023,” kata Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Wor Windari.
Wor mengatakan, saat ini total ada 32 PKBM di Jombang. Dengan jumlah tutor (guru) ada 135 orang dan jumlah siswanya atau warga belajar ada 3.489 orang.
”Mayoritas siswa yang memilih pendidikan non-formal biasanya karena sudah bekerja baik di sektor informal maupun mandiri, berstatus sebagai santri dan fokus untuk hafalan Quran, atau terhalang kesibukan tertentu sehingga memilih pendidikan non formal,” imbuhnya.
Karena tidak bisa mengikuti layanan yang ada di pendidikan formal, maka PKBM menjadi solusi.
Dari sisi usia, siswa PKBM juga beragam, ada yang berusia sekolah, juga ada yang berusia dewasa. Di setiap paket, tidak ada batasan usia.
”Pandemi kemarin banyak anak putus sekolah sehingga pembelajaran menyesuaikan melanjutkan ke PKBM karena di kesetaeraan juga sama hanya saja penugasan, pendampingan lebih fleksibel sesuai kesepakatan siswa dengan guru,” jelasnya.
Sementara, mayoritas tutor yang mengajar di PKBM adalah guru di sekolah formal.
Sejauh ini tidak ada insentif untuk tutor yang mengajar di PKBM.
”Biasanya mereka adalah guru formal yang mengabdi ke PKBM, tutor juga terbiasa dengan pengabdian di masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: Berikan Pembinaan Sinkronisasi Dapodik kepada PKBM dan SKB se Jombang
Meski tidak ada batasan usia, namun usia di atas 24 tahun tidak bisa mendapatkan bantuan operasional penyelenggaraan (BOP) pendidikan kesetaraan.
Sehingga di atas usia 24 tahun, mereka harus bayar secara mandiri. Nilai BOP tahun ini juga dipastikan tetap.
Yaitu Nilai BOP Paket A Rp 1.320.000 per siswa per tahun, Paket B Rp 1.520.000 per siswa per tahun dan Paket C Rp 1.820.000 per siswa per tahun.
”Tahun ini tetap,” pungkasnya. (wen/naz)
Editor : Achmad RW