RadarJombang.id - Kebakaran terjadi di SDN Pakel 1 Kecamatan Bareng, Jombang Sabtu (4/1) sore.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran di SDN Pakel 1 Bareng Jombang tersebut.
Namun, api menghanguskan ruang guru di SDN Pakel 1 Bareng Jombang itu. Diduga kuat, kebakaran itu dipicu adanya arus pendek listrik.
Kabid Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Jombang Rhendra Kusuma menjelaskan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 14.30.
Dari laporan yang ia terima dari pihak sekolah, api menghanguskan ruang guru. ”Yang terbakar ruang guru,” terangnya.
Dijelaskan, api pertama kali diketahui warga sekitar sekitar pukul 14.00.
Saat itu warga yang tinggal di sekitar sekolah mendengar suara ledakan berkali-kali dari arah sekolah.
Warga pun segera mengecek dan mengetahui asap membubung tinggi dari arah sekolah.
Warga kemudian melaporkan kejadian kepada guru yang tempat tinggalnya dekat dari sekolah dan diteruskan ke kepala sekolah. ”Kepala sekolah menghubungi pemadam,” imbuhnya.
Sambil menunggu petugas damkar datang, warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Beruntung petugas damkar segera tiba di lokasi dan langsung berusaha memadamkan api. ”Sekitar jam 15.15, api sudah bisa teratasi,” tuturnya.
Terpisah, Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas membenarkan kejadian kebakaran yang terjadi di SDN Pakel 1.
”Kebakaran diduga terjadi karena korsleting listrik sehingga membuat api muncul dan membakar ruang guru yang berukuran sekitar 3x3 meter tersebut,” kata Wiku, Minggu (5/1).
Usai menerima laporan, tim damkar berupaya memadamkan api. Dan setelah lebih dari 30 menit, petugas berjibaku dengan api, akhirnya api berhasil dipadamkan.
”Tim yang menerima laporan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 14.46 WIB. Butuh waktu sekitar setengah jam sampai akhirnya api bisa dipadamkan,” tuturnya.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, karena kondisi sekolah sedang libur. Kerugian materiil ditaksir mencapai jutaan rupiah.
”Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 5,9 juta. Tidak ada korban jiwa meskipun fasilitas yang ada di dalam ruangan terbakar,” katanya. (riz/naz/riz)
Editor : Achmad RW