RadarJombang.id – Jumlah pembimbing muatan lokal (mulok) SD di Jombang fluktuatif setiap tahun.
Awal tahun depan atau memasuki semester genap, ada pembimbing mulok SD baru yang bakal mengajar di SD negeri dan swasta di Jombang.
’’Kita sudah melakukan seleksi Desember ini, tinggal menunggu hasil dari tim seleksi,’’ kata Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari,(20/12).
Seleksi dilaksanakan pada 10 Desember lalu. Total ada 75 peserta seleksi.
Terdiri dari 23 pelamar pembimbing mulok pendidikan diniyah, dan 52 pelamar mulok keagamaan.
Hingga kemarin, hasil seleksi belum keluar. ’’Kami masih menunggu rekapan tim seleksi, belum tahu berapa yang lolos, biasanya paling banyak 70 persen dari jumlah pelamar yang lolos,’’ jelasnya.
Jika peserta dinyatakan lolos, maka nanti mulai bekerja pada semester genap, dengan kontrak satu tahun.
Wor mengatakan, saat ini terdapat 562 pembimbing mulok keagamaan dan 564 pembimbing mulok pendidikan diniyah. Jumlah tersebut kurang, sehingga kembali dilaksanakan seleksi.
’’Banyak pembimbing mulok yang resign dengan berbagai sebab. Ada yang pindah dari Jombang, sudah menikah, hingga sakit. Sehingga tidak bisa melanjutkan mengajar,’’ urainya.
Hingga kemarin ia belum tahu pasti, berapa jumlah kebutuhan pembimbing mulok.
Sebab, pihaknya baru mengetahui jumlah setelah sekolah mengusulkan penambahan.
Baca Juga: Datangi Gus Sentot, Sejumlah Guru Mulok Diniyah di Jombang Keluhkan Gaji Mereka yang Kecil
’’Kekurangannya berapa tergantung kebutuhan sekolah, dan ini kami masih dalam proses menghitung kebutuhan per sekolah,’’ ungkapnya. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW