RadarJombang.id – Sebanyak dua kepala madrasah dan tiga kepala tata usaha (TU) dilantik kepala Kantor Wilayah Jawa Timur Ahmad Sruji Bahtiar.
Pelantikan dilakukan di Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur, Sabtu (14/12) lalu.
”Mereka bertugas mulai setelah sertijab,” ujar Muhajir, Kepala Kantor Kemenag Jombang.
Dijelaskan, pelantikan dilakukan Sabtu (16/12) lalu dan mereka mulai bertugas mulai Senin (16/12).
Data yang dihimpun, dua kepala madrasah yang dilantik adalah Hindun yang sebelumnya Guru Aqidah Ahlaq di MTsN 9 Jombang dan kini menjabat Kepala MTsN 8 Jombang.
Sementara Mashudi, guru kelas MIN 4 Jombang kini mengemban amanah sebagai kepala MIN 2 Jombang.
Sementara, Kepala TU yaitu Irfan Prasetya yang sebelumnya Analis Informasi Pengembangan Pendidik/Tenaga Kependidikan Seksi PAIS Kemenag Jombang kini menjadi Kepala TU MTsN 14 Jombang.
Farid Kholidi yang sebelumnya Pengevaluasi tenaga kependidikan pada urutsan Tata Usaha MTsN 8 Jombang kini menjadi kepala TU MTsN 10 Jombang, dan Khusnul Khotimah yang sebelumnya Pengadministrasi umum pada MAN 1 Jombang kini menjadi Kepala TU MTsN 15 Jombang.
Di hari yang sama, Sabtu (14/12), kepala MTsN 12 Jombang, Abdul Kharis, meninggal dunia. ”Untuk Plt masih dicari yang pas,” kata Muhajir.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag Agama Jombang Muhajir mengusulkan enam nama untuk mengikuti seleksi pengisian kepala madrasah yang kosong.
Setelah enam nama tersebut diusulkan, pihaknya tidak lagi memiliki kewenangan untuk menentukan.
Sebab sudah berada di wilayahnya Kanwil Kemenag. Kantor Kemenag Jombang hanya menunggu SK turun untuk penugasan.
Enam nama tersebut merupakan guru yang telah mengantongi sertifikat calon kepala madrasah dan telah mengikuti asesmen.
"Seleksi dilakikan oleh Direktorat jadi ada seleksi mulai proses awal administrasi sampai kemudian ada CAT juga," pungkasnya. (wen/ang)
Editor : Achmad RW