Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Viral, Ruang Kelas SD Negeri di Jombang Rusak Parah, Atapnya Bocor dan Disangga Bambu

Wenny Rosalina • Selasa, 10 Desember 2024 | 01:30 WIB
Video viral yang menunjukkan ruang kelas SDN Karangpakis 2 Kabuh Jombang kondisinya rusak dan disangga bambu
Video viral yang menunjukkan ruang kelas SDN Karangpakis 2 Kabuh Jombang kondisinya rusak dan disangga bambu

RadarJombang.id – Video Kondisi SD Negeri di Jombang yang begitu memprihatinkan viral di media sosial.

Video itu, adalah video kondisi dua ruang kelas di SDN Karangpakis 2 Kabuh Jombang ini atapnya rapuh mengancam keselamatan siswa.

Bahkan, agar tak ambruk, atap SDN Karangpakis 2 Kabuh Jombang ini sementara disangga menggunakan bambu sembari menunggu rehab yang diberikan pemerintah.

Dari rekaman video itu, terlihat ruang kelas ini tengah becek dan penuh air usai hujan datang.

Sementara dalam video lain, terlihat ruang kelas ini dipasang bambu di tengah-tengah kelas. 

Meskipun dipasang bambu, siswa dan guru terlihat masih beraktivitas normal di dalam ruang kelas itu.

Hal itu, diakui kepala SDN Karangpakis 2 Kecamatan Kabuh Jombang, Sutin.

Ia menyebut, kondisi itu terpaksa dipertahankan karena sekolahnya memang sudah nyaris ambruk. ”Yang penting anak-anak aman dulu,” kata Sutin.

Ia menjelaskan, ada dua ruang kelas yang disangga menggunakan bambu, yaitu ruang kelas 1 dan ruang kelas 2.

Kondisi bermula setelah sejumlah titik plafon ambrol. Beruntungnya saat itu siswa tidak sedang berada di sekolah. ”Plafonnya ambrol belum setahun ini,” katanya.

Melihat reng usuk yang rapuh, Sutin semakin khawatir, dari luar pucuk atap juga tampak mengkelung, bahkan genteng di beberapa titik sudah tak ada.

Apalagi kondisi di belakang kelas, tampak rusak parah dan saat ini adalah musim hujan, kondisi kelas kian memprihatinkan. "Bocor hingga mengakibatkan banjir dalam kelas," lontarnya.

Sutin juga telah berkoordinasi dengan siswa, jika terjadi hujan sewaktu-waktu meski tengah proses pembelajaran, siswa akan dipulangkan meski belum waktunya.

Tak ingin terjadi sesuatu yang lebih memprihatinkan, ia kemudian mengajak komite sekolah untuk berdiskusi, hingga akhirnya muncul solusi menggunakan bambu untuk sementara menyangga.

Sementara dua kelas yang paling parah yang disangga. Kelas 2 masih ada sisa plafon, sementara kelas 1 atapnya sudah habis diambil untuk keamanan siswa.

Upaya bambu itu menurutnya sudah jalan terbaik. Sebab hendak dipindahkan sementara juga tidak ada ruang pengganti.

Musala sekolah menjadi musala umum yang biasanya digunakan masyarakat umum. Sedangkan perpustakaan tidak cukup luas untuk menampung 30 siswa.

”Kalau lesehan saya tidak tega, bagaimana penilaian wali murid terhadap kami kalau membiarkan anak-anak belajar lesehan,” katanya.

 

Sebelumnya Sutin juga sudah berulang kali mengajukan rehab. Mulai dari pembenahan dapodik, pengajuan proposal tahun 2023, tahun 2024.

”Kepala sekolah yang lama juga sudah pernah mengajukan, tapi belum dapat sampai sekarang,” jelasnya.  (wen/riz)

Editor : Achmad RW
#video #SD Negeri #SDN Karangpakis 2 #disangga bambu #Jombang #viral #kabuh