Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Orasi di Yudisium FISIP Univertitas Negeri Jember, Direktur Jawa Pos Radar Jombang Beri Tips N-Ach

Achmad RW • Jumat, 6 Desember 2024 | 21:37 WIB
Direktur Jawa Pos Radar Jombang M nur Kholis saat memberikan oerasi di Yudisium FISIP Universitas Negeri Jember (6/12)
Direktur Jawa Pos Radar Jombang M nur Kholis saat memberikan oerasi di Yudisium FISIP Universitas Negeri Jember (6/12)

RadarJombang.id - Direktur Jawa Pos Radar Jombang M Nur Kholis menyampaikan orasi di Yudisium pascasarjana, sarjana, diploma III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (Unej) di aula setempat, Jumat (6/12).

Alumni Unej angkatan 1987 jurusan Kesejahteraan Sosial ini memberikan banyak nasihat dan wejangan kepada para mahasiswa yang akan meninggalkan bangku kuliah tersebut.

"Ini adalah momen bagi adik-adik untuk menggantungkan cita-cita dan angan-angan," kata dia.

Nur Kholis mengenalkan konsep Virus N-Ach kepada para yudisi (peserta yudisium).

Yakni konsepsi pencapaian kebutuhan manusia seperti kebutuhan akan prestasi (Need for Achievement), kebutuhan akan kekuatan (Need for Power), kebutuhan akan kolaborasi (Need for Collaboration), hingga kebutuhan akan kepercayaan (Need for Trust).

"Adik-adik mulai sekarang harus berpikir Need for Achievement. Bagaimana cara agar mendapatkan prestasi. Karena prestasi itu sekarang sudah menjadi kebutuhan," ujarnya.

Menurut Nur Kholis, para yudisi masih memiliki waktu untuk mempersiapkan diri memasuki dunia luar baik itu bekerja, usaha, maupun meneruskan studi.

"Untuk menjaga Need for Achievement,  dibutuhkan kekuatan. Lantas kekuatan apa? Itu diawali dengan membaca diri sendiri. Power perlu dirumuskan. Tidak cukup hanya mengandalkan ijazah. Sekarang masih ada waktu untuk memperdalam power," terang pria kelahiran Pacitan ini.

Pihaknya juga menerangkan tentang Need for Collaboration dan Need for Trust. "Kolaborasi itu penting. Jadi butuh akan kolaborasi, kerja sama. Juga, butuh doa dari kedua orang tua dan berdoa kepada Tuhan," terangnya.

Nur Kholis juga mengamini apa yang dikatakan Dekan FISIP Unej, Suyani Indriastuti tentang pentingnya membangun jaringan (networking) bagi para yudisi.

Untuk itu, dirinya juga mendorong para yudisi memperluas jaringan bahkan terjun ke bidang-bidang meski tidak linier dengan jurusan.

"Yang ingin membangun karier di bidang politik, banyak lulusan Unej yang berada di partai politik. Bahkan ada dua alumni Unej yang menjadi anggota DPR RI," sebutnya.

Oleh sebab itu, Nur Kholis berpesan agar para yudisi pintar-pintar membaca diri, membaca potensi diri.

Itu agar kelebihan dan kekurangan masing-masing bisa diketahui. Dengan begitu, bisa dipacu meningkatkan kemampuan diri.

"Harus bisa membaca diri kita, agar tahu kelebihan dan kekurangan. Adik-adik juga jangan takut bersaing di medan luar. Jangan ada keraguan melangkah," tandasnya.

Orasi tersebut disampaikan saat Rapat Terbuka Senat Yudisium Tahun akademik 2024/2025 Program Pascasarjana, Sarjana, Diploma III di aula FISIP Universitas Jember. Sebanyak 53 yudisi yang mengikuti dari program pascasarjana hingga Diploma III.

Dekan FISIP Unej, Suyani Indriastuti, S.Sos, MSi, PhD sebelumnya mengatakan, para yudisi merupakan para generasi Z (gen Z).

 Meski begitu, dirinya yakin lulusan Unej memiliki kualitas dan konsistensi ketika berada di dunia pekerjaan.

Selain itu, pihaknya juga berpesan agar para yudisi memperkuat diri dengan membangun jaringan.

"Jaringan harus dibangun karena bisa mendukung kedepannya," tambah Suyani. Pihaknya meminta para yudisi memiliki kepercayaan diri ketika tampil di dunia kerja. (riz)

Editor : Achmad RW
#Universitas Negeri Jember #unej #orasi #jawa pos radar jombang #Direktur #Yudisium