RadarJombang.id – Sebanyak 60 orang guru SMA, SMK, dan SLB berstatus PNS bakal purnatugas tahun 2025.
Seluruhnya bahkan telah menerima SK pensiun pada Kamis (28/11).
Meski bakal banyak yang purnatugas, Cabang Dinas Pendidikan atau Cabdindik Jatim di Kabupaten Jombang menyatakan jika kebutuhan guru aman.
”Total ada 62 SK yang kami serahkan, 60 guru, 1 arsiparis, dan 1 pelaksana,” kata Ulil Mu’amar, Kasubag TU Cabdindik Jombang.
Menurutnya, Jombang saat ini sudah cukup untuk kebutuhan guru karena telah mendapatkan banyak tambahan PPPK tahun 2024.
Bahkan PPPK yang ditempatkan di Jombang masih belum maksimal untuk mendapatkan jam karena tidak ada kekosongan guru.
”Insya Allah kebutuhan guru bisa tercover oleh PPPK,” katanya.
Meski begitu, Ulil akan kembali menganalisa kebutuhan ke depan, karena dimungkinkan ada perubahan-perubahan guru di masing-masing sekolah.
Apalagi penataan guru SMA, SMK, SLB juga sudah di depan mata. Kemungkinan akan banyak guru yang pindah ke luar Jombang dan sebaliknya.
Sehingga perlu menyesuaikan kembali per mapel, setiap sekolah. ”Sampai saat ini belum ada SK yang turun, harapan besar kami turun di bulan Desember ini,” jelasnya.
Sehingga pada Januari memasuki semester genap, guru sudah bisa bekerja di unit kerja yang baru.
Baca Juga: 386 Guru PNS dan PPPK Jombang Jalani PPG, Berikut Daftar Lengkapnya
Tidak hanya guru, di Jombang kekosongan kursi kepala sekolah juga terus bertambah.
Per 1 Desember ini, Siswo Rusianto, kepala SMKN 1 Jombang purnatugas, kursinya sementara diisi Plt yaitu Abdul Muntolib, yang merupakan kepala SMKN 2 Jombang.
Kekosongan kepala sekolah juga terjadi di SMAN Ploso yang diisi Plt Ba’i yang juga merupakan kepala SMAN Kabuh dan SMKN Gudo, yang diisi Plt Mu’alim, yang merupakan kepala SMAN Jogoroto. (wen/naz/riz)
Editor : Achmad RW