RadarJombang.id – Usai ditutup pada 15 November, pendaftaran akun siswa untuk mendaftar kartu Indonesia pintar (KIP) kuliah diperpanjang sampai 30 November 2024 besok.
KIP kuliah dapat menjadi solusi bagi anak dengan keterbatasan ekonomi yang ingin kuliah.
’’Silahkan dimanfaatkan fasilitas yang ada,’’ kata Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Evi Dwi Widadjanti, (28/11).
Perpanjangan pendaftaran KIP kuliah diumumkan melalui website resmi kip-kuliah.kemdikbud.go.id.
Akun tersebut yang akan dipakai untuk mendaftar KIP kuliah yang biasanya dibuka awal tahun.
’’Biasanya KIP-kuliah menjadi urusan masing-masing siswa, tapi kalau sekolah mau membantu untuk mempermudah siswa dalam hal administrasi juga diperbolehkan,’’ terangnya.
KIP kuliah dapat membantu meringankan beban pendidikan mahasiswa, khsususnya bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Mahasiswa penerima beasiswa KIP kuliah mendapatkan dana pendidikan per semester, dan biaya hidup setiap bulan yang besarannya disesuaikan dengan wilayah.
Misalnya di Surabaya Rp 1,2 juta, di Malang Rp 1 juta, dan di Jember Rp 900 ribu per bulan.
Sebelum mendaftar, siswa bisa mempersiapkan persyaratannya, termasuk surat keterangan tidak mampu dari Dinas Sosial Jombang.
Syarat untuk mengajukan surat keterangan miskin dari dinas sosial adalah surat permohonan, surat keterangan miskin asli dari kecamatan.
Baca Juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Dinsos Jombang DIserbu Pemohon SKTM untuk KIP Kuliah
Juga fotocopy KTP orang tua dan pemohon.
Fotocopy KK, foto rumah tampak depan, samping dan ruangan, pajak bumi terakhir, fotocopy kartu KIS dan KIP jika ada.
Detail pekerjaan orang tua, daftar aset keluarga, dan daftar kondisi ekonomi orang tua yang dibuat sendiri juga dipersiapkan untuk pendaftara.
Siswa yang boleh mendaftar KIP kuliah, penghasilan orang tuanya dibawah Rp 4 juta per bulan.
Detail pekerjaan orang tua, aset keluarga, kondisi ekonomi hingga nilai hutang juga harus dirinci dan valid.
’’Enaknya kalau daftar lebih awal, bisa revisi kalau ada yang keliru. Data juga harus valid, karena nanti pihak kampus akan survei ke lapangan, kalau kita hanya mengumpulkan foto kondisi rumah,’’ urai Titik Romziati, guru BK SMAN Ploso yang membantu siswa untuk mendapatkan KIP kuliah. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW