RadarJombang.id – Pendaftaran kartu Indonesia pintar (KIP) kuliah untuk Tahun 2025 segera dibuka.
Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang mendorong sekolah membantu siswa mempersiapkan diri. Utamanya agar siswa tidak mampu bisa melanjutkan kuliah.
’’KIP kuliah sebenarnya urusan masing-masing siswa, tetapi guru BK (Bimbingan Konseling) bisa memberikan informasi atau pengarahan untuk siswa,’’ kata Kasubag TU Cabdindik Jombang, Ulil Mu'amar (21/11).
KIP kuliah diperkirakan bakal dibuka awal tahun. ’’Kami rutin mempersiapkan siswa yang ingin lanjut ke perguruan tinggi negeri tapi memiliki keterbatasan ekonomi dengan mengajukan KIP kuliah,’’ kata Titik Romziati, guru BK SMAN Ploso.
Sejak 2012, ia selalu mendampingi siswa untuk mendapatkan KIP-kuliah.
Meski KIP kuliah diurus secara mandiri, namun ia berharap, dengan persiapan yang lebih awal peluang mendapatkan KIP lebih tinggi.
Tahun ini, dari 70 yang mendaftar KIP-kuliah ke perguruan tinggi negeri, 17 diterima di jalur SNPB (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) dan dan 13 diterima di jalur SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes).
’’Tahun sebelumnya, sekitar 90 yang daftar, yang diterima 43 siswa,’’ terangnya.
Persiapan seleksi KIP kuliah dilakukan minimal tiga bulan sebelum pendaftaran KIP kuliah sebenarnya dibuka.
Dengan mengisi formulir pendaftaran, yang dibuat sendiri dengan mencontoh yang ada di website KIP kuliah.
Detail pekerjaan orang tua, daftar aset keluarga, dan daftar kondisi ekonomi orang tua yang dibuat sendiri.
Baca Juga: Ratusan Siswa kelas XI di Jombang Ajukan Surat Keterangan Miskin, Biar Bisa Mengakses KIP Kuliah
Siswa kemudian mengisi form tersebut dengan tulisan tangan.
’’Syarat-syarat administrasi lainnya seperti piagam prestasi, foto rumah, rekening listrik dan lain sebegainya juga disiapkan sejak sekarang,’’ jelasnya.
Siswa yang boleh mendaftar KIP kuliah adalah siswa yang pengasilan orang tuanya dibawah Rp 4 juta per bulan.
Detail pekerjaan orang tua, aset keluarga, kondisi ekonomi hingga nilai utang juga harus dirinci dan valid.
’’Enaknya kalau daftar lebih awal, bisa revisi kalau ada yang keliru. Data juga harus valid, karena nanti pihak kampus akan survei ke lapangan, kalau kita hanya mengumpulkan foto kondisi rumah,’’ terangnya.
Minta surat keterangan tidak mampu dari Dinas Sosial juga bisa dilakukan secara kolektif sehingga lebih efisien. Selama data yang diberikan lengkap dan valid.
’’Kami sudah melakukan ini sejak 2012, sejak masih bidik misi dulu penyebutannya, dan ini cukup efektif,’’ jelasnya.
Apalagi, minat kuliah siswa lulusan SMAN Ploso cenderung menurun karena banyaknya industri baru yang berdiri di dekat sekolah.
’’Kami beri motivasi kalau ekonomi tidak cukup, ada beasiswa yang bisa mencover biaya kuliah hingga biaya hidup,’’ jelasnya.
Beasiswa KIP kuliah meliputi dana pendidikan per semester, dan biaya hidup setiap bulan sesuai dengan wilayahnya.
Misalnya di Surabaya, biaya hidup yang diberikan Rp 1,2 juta per bulan. Di Malang Rp 1 juta, dan di Jember Rp 900 ribu per bulan.
’’Biaya hidup bervariasi tergantung wilayah, kalau biaya pendidikan dipukul rata, Rp 2,4 juta per semester,’’ ucap guru yang mengajar di SMAN Ploso sejak 1989 tersebut. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW