RadarJombang.id - Kondisi dunia pendidikan di Indonesia tampaknya sedang tidak baik-baik saja. Beragam masalah muncul satu per satu dan mencuat ke permukaaan.
Belakangan, muncul video viral yang dibagikan di media sosial yang menunjukkan siswa SMA belum bisa menghitung perkalian dan pembagian dasar.
Pada video yang diunggah seorang guru kelas 12 atau kelas 3 SMA itu tampak momen sejumlah siswa tak bisa menjawab pertanyaan dengan benar. Sebagaimana video yang dibagikan di akun Instagram @julaehaju.
Sejumlah siswa terlihat berada di kelas dan berbaris ke belakang. Mereka lalu diberi pertanyaan secara bergantian tentang soal pembagian.
Namun, para siswa itu tampak kesulitan dan banyak yang tidak bisa menjawab angka-angka pembagian yang disebutkan gurunya.
Salah satu siswa laki-laki, ditanya pembagian 12 dibagi 3, dan dengan kebingungan ia menjawab "tiga bu" kemudian minggir.
Ada pula siswa ditanya yang ditanya 23 dibagi 3 ia pun menjawabnya lantang "tiga" ucapnya.
Ada pula siswa lain yang ditanyai jumlah dari 12 dibagi 6, ia pun menjawab "Satu" ucapnya.
"Semangat yah Nak. Kita sadari ada yang kurang. Maka dari itu, sama-sama akan kita lengkapi dan kita perbaiki," tulis keterangan video.
Video siswa SMA belum bisa menghitung perkalian dan pembagian dasar itu pun viral dan dibanjiri berbagai komentar warganet.
Menanggapi viralnya video yang diunggahnya di jagat maya, seorang guru yang diketahui bernama Juju Julaeha itu pada kolom komentar mengungkapkan video diambil secara spontan di salah satu kelas 12 IPA tempatnya mengajar.
"Sama sekali tidak ada maksud untuk mempermalukan siapa pun. Saya menyadari bahwa kemampuan numerasi anak anak sekarang memang rendah. Prediksi saya masih ada anak yang belum lancar matematika dasar," ungkap Juju Julaeha dilansir dari Instagramnya.
Ketika ia mencoba memberikan satu soal sederhana kepada salah satu anak yang sebetulnya bisa diselesaikan hanya dengan perkalian sederhana saja ternyata menurut Juju siswa itu tidak bisa.
"Saya jadi penasaran dan ingin tahu siapa saja yang sudah lancar perkalian dan pembagian angka 1-10. Dan ternyata hasilnya seperti yang ada di video," katanya.
Setelah ice breaking ini ia lalu mengajak para siswanya untuk berdiskusi dan refleksi dan berharap mereka menyadari bahwa ada yang harus diperbaiki.
"Saya kemudian mengajak mereka untuk sama-sama komitmen. Saya katakan bahwa perkalian dan pembagian adalah dasar perhitungan yang paling sederhana. Kalau tidak bisa itu maka persoalan fisika jenis hitungan sudah pasti tidak bisa diselesaikan," jelas Juju Julaesa.
(riz)
Editor : Achmad RW