Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Fakta Baru Kasus Proyek Rehab SMP Negeri yang Molor di Jombang: Gaji Pekerja Telat Hingga Sempat Mogok Kerja

Wenny Rosalina • Sabtu, 2 November 2024 | 12:26 WIB
Kondisi proyek rehab SMPN 6 Jombang yang hingga kini belum rampung dikerjakan meski telah melewati masa kontrak
Kondisi proyek rehab SMPN 6 Jombang yang hingga kini belum rampung dikerjakan meski telah melewati masa kontrak

RadarJombang.id - Salah satu penyebab molornya proyek rehab SMP Negeri di Jombang adalah seringnya para tukang tidak masuk kerja.

Fakta itu, berhasil ditemukan pada proyek rehab di SMPN 2 Mojowarno Jombang.

Dari hitungan pihak sekolah, sekitar 15 hari tukang tidak bekerja, buntut dari keterlambatan gaji yang diberikan kontraktor.

Hal itu, diungkap Kepala SMPN 2 Mojowarno Muji Suwanto. Pihaknya mengatakan, salah satu faktor molornya pengerjaan lantaran kontraktor diduga tak mampu menggaji para pekerja.

Akibatnya para pekerja sempat mogok kerja. ”Kemarin banyak liburnya, tukang tidak dibayari, jadi mogok kerja,” katanya.

Dua kali dua minggu tidak ada aktivitas pengerjaan rehab di sekolahnya.

Ketika ia mencoba konfirmasi ke tukang, mengatakan karena keterlambatan gaji yang diberikan.

”Yang pertama terjadi pada bulan pertama pengerjaan kemarin, tukang mogok kerja hingga seminggu,” bebernya.

Tak hanya sekali, Muji Suwanto menyebut para tukang itu kembali mogok kerja jelang deadline proyek.

”Baru Senin kemarin ini masuk kerja lagi, modal bosnya habis,” jelasnya.

Ia mengatakan, setiap ada tukang tidak masuk kerja, ia terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Sebab, dalam rehab, ia hanya bertugas untuk mengawasi pengerjaan di lapangan.

Seluruh tahapan hingga pelaksanaan rehab dilakukan oleh dinas P dan K serta kontraktor yang telah disepakati.

Di SMPN 2 Mojowarno, rehab dilakukan oleh CV Jaya Raya dari Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno dengan nilai penawaran Rp 727 juta.

Yang direhab adalah pembangunan laboratorium komputer, rehabilitasi ruang kelas, rehabilitasi ruang guru dan rehabilitasi ruang kepala sekolah.

Selama rehab, ruang kepala sekolah dan ruang TU dipindahkan sementara ke perpustakaan sekolah, sedangkan ruang guru dipindahkan ke laboratorium IPA.

Sedangkan laboratorium IPA sementara dipindahkan ke aula sekolah. 

Sementara itu, dua ruang kelas yang direhab siswa dipindahkan ke sanggar kesenian, dan satu ruang kelas dipindahkan ke aula sekolah, bercampur dengan Lab IPA sementara.

”Sejauh ini aman, semua layanan tetap berjalan seperti biasa, tidak mengganggu jalannya proses pembelajaran,” pungkasnya. (wen/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#SMP Negeri #pekerja #Proyek #molor #Jombang #rehab #mogok kerja