Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

STIE PGRI Dewantara Berganti Nama Jadi ITEBIS PGRI Dewantara Jombang di Momen Wisuda Ke-22

Wenny Rosalina • Senin, 28 Oktober 2024 | 14:15 WIB
5.	Penyerahan SK ITEBIS PGRI Dewatara Jombang oleh M Tohari Sub Koordinator Sistem Informasi LLDIKTI Wilayah VII Jatim kepada Rektor ITEBIS Dr Abd Rohim SE, MSi, CRA
5. Penyerahan SK ITEBIS PGRI Dewatara Jombang oleh M Tohari Sub Koordinator Sistem Informasi LLDIKTI Wilayah VII Jatim kepada Rektor ITEBIS Dr Abd Rohim SE, MSi, CRA

RadarJombang.id – Sebanyak 360 mahasiswa STIE PGRI Dewantara Jombang mengikuti wisuda ke-22, Sabtu (26/10).

Wisuda ini sekaligus menandai transformsi atau pergantian nama STIE PGRI Dewantara Jombang menjadi (Institut Teknologi dan Bisnis) ITEBIS PGRI Dewantara Jombang.

”STIE PGRI Dewantara Jombang bertransformasi menuju bentuk lebih maju, lebih luas cakupannya dari STIE menjadi ITEBIS PGRI Dewantara Jombang,"Rektor ITEBIS PGRI Dewantara Jombang Dr Abd Rohim SE MSi CRA.

Wisuda ini, disebutnya juga menjadi wisuda terakhir dengan nama STIE PGRI Dewantara Jombang.

Wisuda ke-22 turut dihadiri banyak pihak. Di antaranya PB PGRI, ketua PGRI Provinsi Jatim, ketua PGRI Provinsi Jatim, kepala Lembaga LLDIKTI Wilayah VII Jatim, ketua PGRI Kabupaten Jombang.

Hadir pula ketua PPLP PT Jombang, pimpinan UPJB, ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Jawa Timur, para rektor dari beberapa univesitas di Kabupaten Jombang, dan civitas akademika ITEBIS PGRI Jombang serta keluarga wisudawan.

Total ada 360 wisudawan. Sebanyak 112 di antaranya dari Program Studi Akuntansi dan 248 wisudawan dari Program Studi Manajemen.

”Kita patut berbangga atas kesuksesan ini, perjuangan yang lelah dan letih terbayar sudah. Hari ini adalah momen istimewa, tidak hanya bagi para wisudawan tapi bagi kita semua yang berada di ITEBIS PGRI Dewantara Jombang,” katanya.

Menurutnya, momen wisuda bukan menjadi penanda akhir, melainkan awal perjalanan baru, baik bagi lulusan maupun institusi.

Menyandang nama baru sebagai ITEBIS PGRI Dewantara Jombang merupakan bentuk langkah strategis yang diambil dalam memberikan pendidikan yang lebih inovatif dan komprehensif.

”Selaras dengan tuntutan dunia yang terus berubah, tidak hanya sebatas perubahan nama tapi juga pola pikir dan metode pendidikannya,” katanya.

ITEBIS PGRI Jombang juga telah mempersiapkan kurikulum yang lebih inovatif, interdisipliner, serta memasukkan teknologi dan bisnis sebagai pondasi pendidikan melalui kurikulum berbasis OBE (Outcome Based Education).

”Hal ini kami lakukan agar lulusan ITEBIS PGRI Dewantara Jombang nantinya tidak hanya ahli di bidang masing-masing, tapi juga mampu memimpin inovasi di berbagai sektor industri dan mencetak pembisnis yang inovastif di kancah global,” harapnya.

Pada momen tersebut, juga diberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik.

Di antaranya Bagus Hermawan SM dari prodi Manajemen dan Sella Utiyawati Sak dari prodi akuntansi.

Rohim menambahkan, sejumlah capaian kinerja sebagai bentuk akuntabilitas kepada stakeholder serta orang tua.

Lulusan STIE PGRI Dewantara yang kini menjadi ITEBIS PGRI Dewantara masa tunggu dapat pekerjaan rata-rata tiga bulan setelah wisuda, dengan pendapatan rata-rata Rp 3 juta per bulan.

Bidang pekerjaan yang ditempati, yakni 54 persen di perusahaan swasta, 8 persen di instansi pemerintah, 5 persen di organisasi nonprofit atau lembaga swadaya masyarakat, 6 persen di BUMN dan BUMD, 20 persen wiraswasta dan perusahaan sendiri, dan 7 persen di institusi atau organisasi multirateral.

”Skala perusahaan tempat bekerja 47 persen perusahaan lokal, 48 persen perusahaan nasional, dan 5 persen perusahaan multinasional,” imbuhnya.

Selama periode 2023-2024 prestasi membanggakan juga berhasil jajaran dosen dan mahasiswa rengkuh.

Dia ntaranya, dosen yang telah menghasilkan publikasi, buku IISBN, mendapatkan HKI, dan menjadi makalah di berbagai seminar nasional dan internasional.

Hingga mendapatkan hibah penelitian dan pengabdian dari Kemenristekdikti.

Mahasiswa juga meraih prestasi baik di tingkat provinsi, nasional, dan internasional.

”Saat ini dua kelompok mahasiswa sedang mengikuti Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo di Kendari Sulawesi Tenggara, kita doakan bersama-sama, agar berhasil dan mengharumkan nama baik ITEBIS PGRI Dewantara,” harapnya.

Baca Juga: STIE PGRI Dewantara Fasilitasi UMKM Go E-Katalog

ITEBIS PGRI Dewantara juga melaksanakan program sekolah BUMDes bekerja sama dengan DPMD Kabupaten Jombang, program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) kewirausahaan, MBKM kampus mengajar, MBKM praktisi mengajar, serta MBKM magang.

Ia juga berpesan agar semua wisudawan menjadi pribadi yang inovatif, terus belajar, dan mengembangkan diri.

Wisudawan juga dimintanya tak pernah puas dengan pencapaian yang telah diraih, dan pribadi yang berintegritas.

"Jaga nama baik almamater, jadilah contoh yang baik bagi generasi muda, pribadi yang bermanfaat bagi sesama. Terapkan ilmu yang telah didapatkan untuik memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Ketua PPLP PT (Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi)  PGRI Jombang Drs Siyono MPd berpesan agar  ITEBIS PGRI Dewantara Jombang tidak mudah puas hanya dengan perubahan nama baru.

”Tumpuan harapan ada pada pundak pimpinan ITEBIS PGRI Dewantara, segera buat gebrakan-gebrakan baru, kehebatan dan mewujudkan ITEBIS semakin lama semakin maju dan berkembang,” harapnya.

Ketua Pengurus Besar PGRI Prof Dr Unifah Rosyidi MPd yang hadir secara virtual menyampaikan selamat atas kegiatan wisuda dan nama baru ITEBIS PGRI Dewantara Jombang.

”Ini merupakan respons positif atas tuntutan akademik, keterampilan dan sikap dalam proses perubahan,” jelasnya. Kepada para wisudawan ia berpesan untuk menjadi diri sendiri. ”Miliki jiwa mendidik, memiliki jiwa enterpreneur,” harapnya.

Kepala LLDIKTI Wilayah VII Prof Dr Dyah Sawitri SE MM juga menyampaikan harapan agar ITEBIS PGRI Dewantara Jombang menerapkan Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Penanganan kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi.

PPKPT (Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi) yang tercatut di dalamnya adalah kekerasn fisik, kekerasan psikis, perundungan, kekerasan seksual, diskriminasi intoleransi, kebijakan yang mengandung kekerasan.

”Ini untuk memberikan rasa aman, nyaman, tentram, menyenangkan dan bahagia kepada mahasiswa,” tandas Prof Sawitri melalui sambungan daring. (wen/naz/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#wisuda #berganti nama #STIE PGRI Dewantara #ITEBIS PGRI Jombang