Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Gedung SD Negeri di Jombang Ini Direhab, Siswa Belajar Dibagi Dua Sif

Wenny Rosalina • Selasa, 22 Oktober 2024 | 14:25 WIB
DIKEBUT: Proses pengerjaan rehab ruang kelas di SDN Mayangan Kecamatan Jogoroto, Jombang, Senin (21/10).
DIKEBUT: Proses pengerjaan rehab ruang kelas di SDN Mayangan Kecamatan Jogoroto, Jombang, Senin (21/10).

RadarJombang.id – Rehab sekolah di Jombang menggunakan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) sudah dimulai.

Salah satunya di SDN Mayangan Kecamatan Jogoroto, Jombang.

Selama sekolah direhab, siswa belajar dibagi dalam dua sif.

’’Karena yang direhab ruang kelas, maka siswa dibagi menjadi dua sif belajar,’’ kata Kepala SDN Mayangan Kecamatan Jogoroto Wiwik Andriani.

Rehab telah dimulai sejak seminggu yang lalu. Ada tiga ruang kelas yang direhab.

Ruang kelas 1, 2 dan 3, serta satu ruang kepala sekolah. Ruangan yang direhab memang dalam kondisi rusak parah. Reng usuk sudah keropos dan rawan ambruk.

Jika turun hujan bocor dan menyebabkan ruang kelas menjadi banjir.

Rehab dilaksanakan CV Tri Wastu Kencana dari Jombang, dengan nilai Rp 199.818.500. Dikerjakan selama 45 hari kalender.

’’Rehab ditangani oleh kontraktor dan dihendel dinas, kami hanya penerima manfaat saja,’’ jelasnya.

Selama rehab berlangsung, siswa belajar dalam dua sif. Sif pertama kelas 1, 2 dan kelas 3 mulai pukul 07.00-09.30 WIB.

Sementara sif kedua kelas 4, 5 dan 6 mulai pukul 10.00-14.00 WIB.

Baca Juga: Upaya Optimalkan Pelayanan Masyarakat, Pemdes Sidowarek Kecamatan Ngoro Jombang Rehab Kantor Desa

Adanya rehab tidak mengganggu siswa dalam belajar. Apalagi siswa belajar di lokal lain yang berada tepat di seberang jalan SDN Mayangan.

Sehingga keamanan atas pembangunan lebih terjamin.  Juga tak terganggu kebisingan para pekerja yang sedang melakukan rehab atap bangunan.

Hanya saja, jam belajar siswa sedikit berkurang. Tiap mata pelajaran berkuranf 5 menit. Aktivitas yang biasanya dilakukan di lapangan juga ditiadakan sementara waktu.

’’Kita jadikan satu di lokal selatan, kepisah sama jalan. Jadi anak-anak tidak bermain ke sini, ada palangnya juga, agar tidak dilewati siswa,’’ ungkapnya. (wen/jif)

 

Editor : Achmad RW
#belajar #sif #SD #siswa #Jombang #rehab #Mayangan #Jogoroto #Dua