Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Selamat, MTsN 16 Jombang Raih Predikat Madrasah Adiwiyata Mandiri dari KLHK

Wenny Rosalina • Selasa, 8 Oktober 2024 | 12:53 WIB
1.	MEMBANGGAKAN: Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Alue Dohong,  memberikan penghargaan Adiwiyata Mandiri kepada Kepala MtsN 16 Jombang, Hj Emi Tahmidah, di Jakarta (2/10).
1. MEMBANGGAKAN: Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Alue Dohong, memberikan penghargaan Adiwiyata Mandiri kepada Kepala MtsN 16 Jombang, Hj Emi Tahmidah, di Jakarta (2/10).

RadarJombang.id – MTsN 16 Jombang berhasil meraih prestasi membanggakan.

Mendapatkan predikat Madrasah Adiwiyata Mandiri dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Penghargaan diserahkan di Auditorium Dr Ir Soejarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (2/10).

’’Alhamdulillah, kami berhasil melalui tahap demi tahap, sehingga dinyatakan sebagai madrasah Adiwiyata Mandiri,’’ kata Kepala MtsN 16 Jombang, Hj Emi Tahmidah.

Predikat Madrasah Adiwiyata Mandiri MTsN 16 diraih karena madrasah telah menerapkan enam aspek Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH).

Pertama, kebersihan dan fungsi sanitasi drainase. Kedua, pengelolaan sampah yang baik.

Ketiga penanaman, pemeliharaan pohon atau tanaman atau menerapkan prinsip keanekaragaman hayati.

Keempat konservasi air. Kelima konservasi energi. Serta keenam inovasi.

Sebelumnya, MTsN 16 Jombang telah mendapatkan surat pemberitahuan dari KLHK jika lolos administrasi Adiwiyata Mandiri pada 23 Agustus.

Kemudian pada 27 Agustus, ada verifikasi lapangan dari tim KLHK. Lalu 25 September pengumuman lolos Adiwiyata mandiri. Serta penyerahan penghargaan pada 2 Oktober.

Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Alue Dohong.

Penghargaan Adiwiyata diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan upaya berkelanjutan madrasah dalam mewujudkan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah (PBHLS).

Untuk mencapai Madrasah Adiwiyata Mandiri, MTsN 16 Jombang telah merintis Madrasah Adiwiyata sejak 2015 sebagai Madrasah Adiwiyata Kabupaten.

Lalu 2017 menjadi Adiwiyata Provinsi, 2018 menjadi Adiwiyata Nasional. Dan tahun ini menjadi Adiwiyata Mandiri.

Ini juga karena MTsN 16 Jombang tidak hanya bergerak di madrasah, tapi juga melibatkan warga sekitar madrasah untuk terjun langsung menjaga lingkungan.

Seperti mengajak masyarakat untuk hemat energi, aktivitas menjaga kebersihan sungai dan lainnya.

’’Adiwiyata Mandiri ini berlaku sampai 2028. Selama itu kita harus tetap menjaga aktivitas terhadap lingkungan. Agar ketika verifikasi ulang nantinya, bisa kembali dapat predikat Adiwiyata Mandiri,” jelasnya.

Kepala Kantor Kemenag Jombang, Dr Muhajir memberikan apresiasi kepada MTsN 16 Jombang atas prestasi yang diraih.

’’Penghargaan Adiwiyata Nasional dan Mandiri adalah bukti nyata bahwa upaya-upaya yang telah dilakukan dalam mengelola lingkungan di madrasah telah membuahkan hasil dan mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari negara. Meskipun ini sesungguhnya bukanlah tujuan utamanya,’’ ungkapnya.

Ia berharap, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh madrasah di Jombang untuk terus mengembangkan program-program lingkungan hidup yang lebih baik.

Meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan, mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, asri, nyaman dan berkelanjutan.

’’Sehingga dapat menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas tapi juga peduli terhadap kelestarian alam,’’ tegasnya. (wen/jif/riz)

 

Editor : Achmad RW
#KLHK #Madrasah Adiwiyata #kementerian lingkungan hidup dan kehutanan #Jombang #MTsN 16 Jombang