RadarJombang.id – Bekal keagamaan yang dimiliki siswa SD di Jombang tidak kalah dengan santri.
Ini terlihat dari lomba keagamaan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Kamis (26/9).
Ada lomba banjari hingga baca kitab. Anak-anak SD terlihat sangat terampil bersalawat dan ngeces baca kitab.
’’Lomba keagamaan ini kami gelar untuk meningkatkan mutu pendidikan bidang keagamaan di sekolah dasar,’’ kata Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari.
Ada tujuh cabang lomba keagamaan Islam yang diadakan.
Rinciannya, lomba tartil Alquran, qiroah, hafalan Alquran, baca kitab, pildacil, kaligrafi, dan banjari.
Masing-masing diikuti satu peserta setiap kecamatan. Khusus banjari diikuti 10 siswa, terdiri satu vokalis, empat backing vokal, empat pemukul banjari dan satu pemukul bass.
Lomba tersebut menunjukkan keberhasilan pembinaan keagamaan SD.
Utamanya melalui muatan lokal yang dilakukan. Baik muatan lokal keagamaan, maupun pendidikan diniyah.
Materi yang digunakan dalam lomba baca kitab, Mabadi’ul Fiqhiyyah juz 2. Mulai bab tayammum sampai bab zakat fitrah.
Juri yang menentukan, dibagian mana peserta didik harus membaca. ’’Dan semuanya lancar sekali membacanya,’’ jelasnya.
Baca Juga: Bangunan SD Negeri di Jombang ini Rusak Parah, Plafonnya Ambruk dan Selalu Banjir Setiap Hujan
Siswa SD sudah mampu baca kitab dengan baik sesuai dengan tantangan yang diberikan guru. Itu menunjukkan, pembinaan pendidikan di sekolah telah berhasil.
Begitu juga pada lomba qiroah, tartil, serta hafalan Alquran, semua siswa mampu menunjukkan kemampuannya.
’’Kami berharap, lomba ini bukan akhir dari sebuah proses pembelajaran, tapi justru memacu peningkatan kemampuan peserta didik dalam mengembangkan potensi diri,’’ urainya.
Lomba diadakan di aula 1, 2 dan 3 serta halaman Dinas P dan K Jombang. (wen/jif)
Editor : Achmad RW