Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tunggu Perintah Bersih-bersih Honorer, Puluhan GTT Masih Bekerja di SMA dan SMK di Jombang

Wenny Rosalina • Sabtu, 20 Juli 2024 | 16:24 WIB
Ilustrasi Honorer (Radarbojonegoro.jawapos.com)
Ilustrasi Honorer (Radarbojonegoro.jawapos.com)

RadarJombang.id – Jumlah GTT (guru tidak tetap) jenjang SMA/SMK dan SLB di Jombang hanya tersisa 94 orang.

Sementara 94 guru masih bekerja dan mengajar seperti biasa, belum ada cleansing atau bersih-bersih guru honorer seperti yang terjadi di beberapa daerah.

”Kami pastikan Jombang belum ada cleansing guru honorer, karena kami belum menerima perintah dari Pemprov Jatim,” kata Kacabdindik Jatim di Jombang Sri Hartati.

Dari hasil pendataan GTT terakhir, totalnya ada 94 guru yang masih mengajar di SMA dan SMK di Jombang.

Sebab banyak juga guru SMA/SMK dan SLB negeri yang sudah diangkat menjadi PPPK tahun ini, sehingga jumlah GTT terus menyusut.

GTT yang dimaksud adalah guru yang telah memiliki nomor induk GTT dari BKD.

Sementara tiga guru honorer yang bekerja di SMAN 2 Jombang dan baru diberhentikan pada 10 Juli lalu dipastikan bukan GTT yang memiliki nomor induk dari BKD.

”Terakhir pendataan GTT dilakukan pada Maret 2024, totalnya ada 94 guru,” imbuhnya.

Setelah Maret itu, Cabdindik Jombang melarang sekolah-sekolah untuk mengangkat guru baru untuk dipekerjakan.

Kendala di lapangan jika mengalami kekurangan guru bisa diatasi dengan subsidi silang.

Artinya, jika guru kekurangan jam mengajar, atau belum mencapai batas maksimal, sekolah bisa saling mengisi kekosongan guru.

Baca Juga: Berkunjung ke Kemendagri, DPRD Jombang Bahas Nasib Honorer Bareng Pemerintah Pusat

”Sementara, jika terjadi kekurangan guru bisa mengisi di sekolah lain, itu boleh kok dilakukan,” katanya.

Sri Hartati juga memastikan kebijakan cleansing atau bersih-bersih guru honorer di sejumlah daerah yang belakangan santer terdengar, pihaknya memastikan jika di Jombang kebijakan itu belum dilakukan.

Sebab hingga kemarin ia belum mendapatkan perintah dari Pemprov Jatim untuk melakukan hal tersebut.

”Belum ada di Jombang, masih bekerja seperti biasa semuanya 94 guru, tinggal itu yang honorer. Selain itu sudah diangkat sebagai PPPK. Itu hanya di SMA/SMK dan SLB negeri ya,” pungkasnya. (wen/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#GTT #Jombang #bersih-bersih #honorer