RadarJombang.id – SMPN 1 Kabuh Jombang menekankan budaya anti perundungan dan pendidikan karakter selama MPLS.
Semua siswa baru SMPN 1 Kabuh Jombang juga antusias mengikuti materi selama MPLS berlangsung.
’’Salah satu komitmen kami di MPLS ini, membangun budaya anti kekerasan dan perundungan di sekolah,’’ kata Kepala SMPN 1 Kabuh, Suprihadiono SPd, kemarin.
MPLS di SMPN 1 Kabuh Jombang, dilaksanakan selama tiga hari, 15-17 Juli.
Kegiatan itu, diikuti 223 siswa yang terbagi menjadi tujuh gugus.
Hari pertama, siswa diajak mengikuti launching aplikasi Plendungan dari Dinas P dan K Jombang.
Setelah itu, siswa diberikan materi wiyata mandala dan PPKSP.
Hari kedua, dilanjutkan materi tentang kurikulum merdeka, cara belajar efektif dan pengenalan OSIS serta pendidikan karakter.
Suprihadiono menjelaskan, titik berat MPLS memang soal pendidikan karakter.
’’Siswa dikenalkan dengan kebudayaan sekolah yang ramah. Pembiasaan senyum, salam, sapa saat di sekolah dan lainnya,’’ paparnya.
Sedangkan di hari ketiga, siswa diberikan materi soal pengenalan budaya sekolah dan pengenalan ekstrakurikuler.
Baca Juga: MPLS SMPN 1 Ngoro Jombang, Percepat Siswa Baru Adaptasi
’’Seluruh materi diberikan oleh para bapak ibu guru. MPLS ditutup dengan Persami sekaligus penerimaan anggota penggalang pramuka,’’ bebernya. (riz/jif/riz)
Editor : Achmad RW