RadarJombang.id – Pengadaan kain seragam gratis yang setiap tahun selalu molor dari deadline kontrak membuat DPRD Jombang geram.
Mereka kecewa dan menyesalkan proyek yang tak kunjung adanya perbaikan.
Padahal setiap tahun selalu dilakukan evaluasi atas keterlambatan proyek itu.
’’Tiap tahun kok telat terus, sangat saya sayangkan. Kok gak belajar dari evaluasi tiap tahun,’’ kata Wakil Ketua Komisi D, Syarif Hidayatullah (Gus Sentot).
Evaluasi yang dilakukan setiap tahun, disebut gus Sentot seperti tidak ada gunanya.
Menurutnya, dinas P dan K yang bertanggungjawab atas pengadaan kain seragam harus belajar dari evaluasi tahun-tahun sebelumnya.
Agar keterlambatan tidak selalu terjadi setiap tahun.
’’Tapi kita harus tetap tabayun. Kita cek dulu, permasalahannya dimana. Bisa jadi setiap tahun permasalahnnya berbeda-beda,’’ ungkapnya.
Ia berharap, kain segaram gratis diberikan tepat waktu, sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat secepatnya.
’’Jangan sampai jadi polemik, apalagi mendekati pilkada. Saya harap ini bukan dipakai untuk manuver politik mendekati pilkada,’’ ungkapnya.
Pihaknya bakal melakukan koordinasi dengan internal komisi untuk menentukan langkah apa yang akan dilakukan.
Baca Juga: Proyek Kain Seragam Gratis Milik Pemkab Jombang Terancam Molor Lagi, Ini Alasannya
Cukup dengan mengklarifikasi ke dinas P dan K atau melakukan pemanggilan.
Dikonfirmasi terkait hal diatas, hingga pukul 18.00 WIB, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen, serta pejabat pembuat komitmen (PPK) belum memberikan respons. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW