RadarJombang.id – PPDB 2024 tingkat SMA di jalur zonasi di Jombang kembali menuai keluhan dari masyarakat.
Keluhan itu datang, karena adanya temuan beberapa nama siswa jarak rumahnya berubah-ubah.
Padahal, titik koordinat atau jarak rumah sudah ditentukan pada saat siswa mengambil PIN.
’’Harusnya saat pengambilan PIN itu kan sudah terkunci, tapi kok ini masih berubah-ubah,’’ kata salah satu sumber Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.
Awalnya ia mengaku heran, jarak terdekat dari SMAN 2 Jombang yang lolos hanya 10 meter.
Jarak itu berubah sekitar pukul 18.00 menjadi 138 meter. Tidak hanya satu, peringkat dua dan tiga juga berubah.
Yang tadinya jaraknya hanya 117 meter, berubah menjadi 370 meter. Dari urutan kedua, menjadi urutan ke 59 pukul 17.00 WIB.
Ada juga jarak 135 meter menjadi 367 meter. Tadinya urutan ketiga menjadi urutan ke 57.
Beberapa siswa juga memiliki jarak yang sama persis. Bahkan antar satu siswa dengan siswa yang lain, beda jarak hanya 1-3 meter saja.
’’Banyak yang jaraknya kembar. Jaraknya saling berdekatan 1 meter, dua meter, tiga meter juga ada. Apalagi yang awalnya 10 meter, itu jarak ke pos satpam 10 meter?’’ lontarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala SMAN 2 Jombang, Budiono, mengatakan, semua proses PPDB SMA dilakukan menggunakan sistem yang dijalankan provinsi.
Dua nama siswa yang tadinya peringkat teratas dan tergeser di peringkat 57 dan 59 juga karena tergeser otomatis karena sistem.
’’Ada kesalahan penitikan lokasi siswa ketika pengambilan PIN,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Kacabdindik Provinsi Jatim di Jombang Sri Hartati, mengaku sudah menindaklanjuti temuan tersebut.
Setelah mengetahui ada keluhan PPDB SMAN jalur zonasi, ia langsung melakukan peninjauan. Serta klarifikasi ke panitia provinsi.
’’Kami cek dulu, baru kami sampaikan ke provinsi, karena ini sistem. Kalau jarak hanya 10 meter jelas tidak mungkin. Bisa jadi salah penitikan koordinat,’’ urainya.
Hasilnya, tiga nama siswa tersebut memang mengalami salah penitikan lokasi.
Sehingga disesuaikan dengan alamat sebenarnya yang ada di KK siswa.
’’Hasil yang sekarang adalah hasil pembetulan dari aplikasi. Sehingga jarak yang berubah berpengaruh pada peringkat yang ada di aplikasi,’’ tegasnya. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW