RadarJombang.id – Pagu PPDB 2024 tingkat SD di Jombang sudah ditetapkan 28 siswa per rombongan belajar (rombel) atau setiap kelas.
Tapi jumlah itu bisa ditambahkan hingga maksimal 32 siswa per kelas, sesuai daya tampung maksimal pada data pokok pendidikan (dapodik).
”Sekolah dengan jumlah pendaftar lebih dari 28 bisa mengajukan tambahan pagu asal tidak terlalu banyak,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen (24/6).
Di juknis PPDB SD, satu rombel maksimal 28 siswa. Hanya saja, di dapodik, jumlah siswa maksimal dalam satu rombel yang bisa diisi 32.
Sehingga sekolah yang menerima siswa lebih dari 28, bisa mengajukan penambahan pagu.
’’Tapi tidak boleh lebih dari 32 siswa,’’ ungkapnya.
PPDB SD dibatasi paling akhir sampai 31 Juli. Jika lebih dari tanggal itu masih ada siswa yang daftar, maka sekolah harus menerimanya selama memenuhi syarat.
’’Yang namanya anak kecil ya, mungkin sekarang belum mau sekolah, nanti di pertengahan Agustus mau sekolah. Karena lihat teman-temannya pakai seragam misalnya, boleh saja mendaftar,’’ jelasnya.
Pendaftaran SD tidak boleh lebih dari 31 Agustus, menyesuaikan dengan waktu cut off dapodik.
Jika lebih dari 31 Agustus, maka siswa baru terdaftar secara resmi di tahun pelajaran berikutnya.
’’Mulai tahun ini cut off dapodik hanya satu kali, pada 31 Agustus. Kalau sebelumnya dua kali, sama 31 Desember,’’ terangnya.
SD tidak boleh menolak siswa selama pagu masih ada. Dengan syarat siswa telah memenuhi syarat usia.
Minimal atau paling kecil usia 5 tahun 6 bulan dengan rekomendasi psikolog.
’’Prinsipnya memang tidak boleh menolak siswa, apalagi pagunya masih memenuhi syarat, PPDB SD lebih fleksibel,’’ paparnya.
Salah satu SD yang bakal mengajukan pagu, SDN Jombatan 3 Kecamatan Jombang.
Tahun ini menerima siswa sebanyak 56 siswa, dibagi menjadi dua rombongan belajar.
Ada empat bangku cadangan yang bakal dimasukkan masing-masing dua siswa di setiap rombel. Sehingga jumlah siswa dalam satu kelas menjadi 30 siswa.
’’Kita ajukan pagu tambahan seperti tahun-tahun sebelumnya, mudah-mudahan disepakati, hanya empat yang kami ambil di bangku cadangan,’’ ungkap Donny Erfantoro, kepala SDN Jombatan 3 Jombang. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW