RadarJombang.id – Rehab 11 SD negeri (SDN) di Jombang melalui dana alokasi khusus (DAK) tahun ini mulai dilelang.
Dua proyek rehab SD Negeri sudah pada tahap evaluasi administrasi, kualifikasi teknis dan harga.
Sementara sembilan lainnya masih di tahap pembukaan dokumen penawaran.
’’Sudah dibuka lelangnya, proses masih panjang,’’ kata Senen, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, kemarin.
11 SD yang bakal direhab tahun ini seluruhnya SD negeri.
Senen mengatakan, bukan berarti SD swasta tidak bisa mendapatkan bantuan rehab, hanya saja tergantung usulan dan sekolah mana yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
’’Sebetulnya swasta juga punya kesempatan yang sama, tapi yang menentukan bukan kami. DAK yang menentukan pemerintah pusat,’’ ungkapnya.
Jika tak meleset dari jadwal, penetapan pemenang, hingga penandatanganan kontrak dilaksanakan paling lambat 12 Juli.
’’Biasanya mulai evaluasi ini yang memerlukan waktu agak lama. Kadang butuh waktu tambahan dari jadwal yang telah ditetapkan,’’ tambahnya.
Waktu pengerjaan selama empat bulan, sejak tanda tangan kontrak dilakukan.
Sementara pemeliharaan selama satu tahun sejak selesai pengerjaan.
Baca Juga: Lelang Rehab Sekolah di Jombang Lambat, DPRD Minta Pemkab Jombang Lakukan Percepatan
11 SDN yang sudah dinaikkan lelang diantaranya:
1. SDN Denanyar 3 dengan HPS Rp 457 juta.
2. SDN Pulogedang 1 Kecamatan tembelang Rp 331,8 juta.
3. SDN Jarak 2 Kecamatan Jogoroto Rp 1 miliar.
4. SDN Krembangan 2 Kecamatan Gudo Rp 457,7 juta.
5. SDN Mojoduwur 1 Kecamatan Mojowarno Rp 568,7 juta.
6. SDN Plosogeneng 3 Kecamatan Jombang Rp 844,1 juta.
7. SDN Gadingmangu 1 Kecamatan perak RP 804,9 juta.
8. SDN Madiopuro Kecamatan Sumbito Rp 689, 2 juta.
9. SDN Kepuhkembeng 3 Kecamatan Peterongan Rp 953,1 juta.
10. SDN Wonosalam 4 Kecamatan Wonosalam Rp 1 miliar.
11. SDN Balonggemek 2 Kecamatan Megaluh Rp 457 juta. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW