RadarJombang.id - MTsN 15 Jombang di lingkup Yayasan Al Asy’ari Desa Keras, Kecamatan Diwek sukses menggelar muwada’ah dan tasyakuran siswa kelas IX, Rabu (29/5) siang.
Sebanyak 169 siswa mengikuti prosesi wisuda dengan penuh khidmat.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Kantor Kemenag Jombang Muhajir, Ketua Yayasan Al Asy’ari Drs KH Abd Gholib Sulhi beserta pengurus, jajaran forpimcam Diwek dan seluruh wali wisudawan.
Kepala MTsN 15 Jombang M Makhi SPdI MPdI menyampaikan, total ada 169 siswa yang diwisuda tahun ini.
Dengan rincian, 82 wisudawan laki-laki dan 87 perempuan.
Pihaknya menyampaikan Selamat dan sukses kepada 169 siswa yang telah diwisuda.
"Kegiatan muwada’ah dan tasyakuran hari ini kita kemas tanpa ada penampilan kreasi siswa agar lebih sakral," ungkapnya.
"Sebelumnya sudah kita lakukan berbagai kegiatan seperti ziarah ke makam Kiai Asy’ari dan seluruh dzuriyah hingga gelar karya dan pentas seni yang kita gelar kemarin,” ujar dia.
Makhi menegaskan, siswa yang lulus dari MTsN 15 Jombang tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan umum saja melainkan siswa juga dibekali dengan ilmu agama.
Salah satu upaya adalah mengadakan pembiasaan salat dan hafalan bacaan Alquran mulai tahlil dan Surat Yasin.
”Ini adalah bekal untuk anak-anak ketika mereka lulus,” tambahnya.
Pihaknya berpesan, bagi siswa yang lulus tidak usah bingung melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya.
Karena Yayasan Al Asy’ari telah menyediakan dua lembaga pendidikan unggulan, yakni MA Al-Asy'ari Keras dan SMK Al Asy'ari.
”Melanjutkan ke MA Al-Asy'ari Keras adalah pilihan terbaik bagi anak-anakku. Karena jika ingin mendapatkan barokah ilmu mbah Asy'ari ya melanjutkan ke MA Al-Asy'ari,” pungkasnya.
Kepala Kantor Kemenag Jombang Muhajir mengapresiasi terselenggaanya muwada’ah dan tasyakuran MTsN 15 Jombang.
Sebagai madrasah di bawah naungan Kemenag Jombang, MTsN 15 Jombang menunjukkan komitmen yang luar biasa melahirkan generasi unggul, hebat, dan berprestasi.
”Terbukti ada 169 siswa yang sukses diwisuda. Kemudian siswa siswinya juga tak hanya diajarkan ilmu pengetahuan umum, namun ilmu keagamaan untuk bekal mereka di dunia dan akhirat,” ujar dia.
Muhajir juga memotivasi siswa siswi yang lulus dapat melanjutkan kembali pendidikannya di MA Al-Asy'ari maupun MA Al-Asy'ari Keras dan SMK Al Asy'ari di bawah naungan Yayasan Al Asy’ari Desa Keras.
”Kita harapkan siswa yang lulus nanti melanjutkan ke madrasah apalagi mondok sekalian itu lebih baik dan berkah,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, juga diadakan launching buku karya siswa dan guru MTsN 15 Jombang.
Kepala Kantor Kemenag Jombang Muhajir menerima cenderamata karya siswa dan guru tersebut. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW