RadarJombang.id - MTsN 16 Jombang terkenal dengan muatan lokal kitab yang diberikan kepada siswa.
Siswa MTsN 16, juga diberi bekal ilmu baca Alquran dengan metode Attartil.
Hal itu bertujuan agar siswa madrasah tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan yang baik, tapi juga ilmu agama.
’’Tahun ini, baru ada muatan lokal taklimul muta’alim yang dipelajari siswa kelas 7 sampai kelas 9. Tahun pelajaran baru ini akan kita tambah lagi,’’ ungkap Emi Tahmidah, kepala MTsN 16 Jombang.
Kemarin juga dilakukan wisuda Attartil pada 64 siswa yang dinyatakan lulus munaqosah.
Siswa lain juga diberikan sertifikat sebagai pembelajaran Attartil.
Emi berharap, ilmu belajar Alquran yang diberikan terus diasah kedepannya.
Serta dipraktikkan ketika di rumah.
Emi juga terus mendorong siswanya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Saat ini, sebanyak 45 siswa sudah diterima di madrasah aliyah negeri di Jombang.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Jombang, Dr Muhajir, mengucapkan, selamat kepada seluruh siswa yang telah diwisuda.
Baca Juga: 192 Siswa Diwisuda, Ini Keunggulan Seluruh Lulusan MTsN 16 Jombang
Ia berharap, lulusan MTsN 16 Jombang melanjutkan ke madrasah aliyah, baik negeri maupun swasta.
Sebab, madrasah aliyah memiliki keunggulan dibanding sekolah umum.
Mata pelajaran umum yang diberikan sama persis dengan sekolah umum.
Bedanya, di madrasah ditambahkan dengan ilmu agama yang tidak diajarkan di sekolah umum.
’’Ilmu pengetahuan yang diberikan sama persis, tapi di madrasah ada fiqih, ada Alquran hadits, aqidah ahklaq, sejarah kebudayaan Islam dan Bahasa Arab,’’ urainya.
Madrasah juga lebih mengedepankan tata krama dan adab.
Semua madrasah harus memiliki komitmen yang sama yaitu mencetak siswa berakhlak mulia.
’’Saya rasa animo masyarakat untuk menyekolahkan di madrasah sangat luar biasa. Perlu diketahui, kita punya slogan; Madrasah lebih baik, dan lebih baik madrasah,’’ tegasnya. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW