RadarJombang.id – SMP pinggiran di Jombang yang jaraknya jauh dari SMA Negeri ketar-ketir ketika PPDB 2024.
Kekhawatiran ini, bukan tanpa alasan, sejumlah SMP mengaku peluang siswa mereka diterima jalur zonasi SMA sangat sulit.
Mau tak mau, para siswa SMP Pinggiran ini hanya bisa masuk SMA dengan cara bertarung di jalur prestasi.
’’Siswa kadang bingung, mau ke SMA Negeri di Kecamatan Jombang jauh, ke SMAN Ploso juga jauh, apalagi ke Kesamben,’’ kata Yuniardi Nurrohmad, kepala SMPN 1 Tembelang, kemarin.
Menurutnya, sulit bagi siswa yang tinggal di sekitar Kecamatan Tembelang untuk mendaftar SMA Negeri.
Jika memakai jalur zonasi, jarak SMPN 1 Tembelang dengan SMAN yang ada di Jombang lebih dari enam kilometer.
Sedangkan ke SMAN Ploso berjarak sekitar 7 kilometer.
Jika ingin bersekolah ke SMA Negeri, cara yang bisa ditempuh yaitu melalui jalur prestasi, jalur afirmasi, atau jalur pindah tugas orang tua.
’’Baik itu ke SMA Negeri di Kecamatan Jombang maupun di kecamatan yang lain,’’ ungkapnya.
Tahun-tahun sebelumnya, banyak siswa SMPN 1 Tembelang sekolah di SMKN 1 Jombang dan SMKN 3 Jombang.
Jalur prestasi SMK Negeri memang lebih mudah ditembus dibanding jalur prestasi SMA Negeri.
Baca Juga: Pagu Siswa untuk SD Negeri di PPDB Jombang 2024 Naik Jadi Segini, Dinas P dan K Ungkap Penyebabnya
’’Meskipun ada juga siswa yang masuk jalur prestasi ke SMA Negeri,’’ ungkapnya.
Saat ini, proses unggah nilai siswa telah dilakukan. Mulai 20 Mei sampai 25 Mei.
Kemudian, siswa bisa melakukan verifikasi nilai rapor yang dilaksanakan 24-28 Mei.
’’Operator sekolah bersama guru BK yang mengawal siswa untuk ikut PPDB SMAN, semua nilai rapor siswa diunggah,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jombang, Sri Hartati, mengatakan, pada PPDB 2024 ini telah diatur zona sekolah.
Sebagian Kecamatan Tembelang (Desa Tembelang, Kedungotok, Pesantren, Kedunglosari, Tampingmojo, Kalikejambon, Mojokrapak), masuk dalam zona satu yang bisa mendaftar ke SMAN 1 Jombang, SMAN 2 Jombang, SMAN 3 Jombang dan SMAN Bandarkedungmulyo.
Sebagian lainnya (Desa Kepuhdoko, Bedahlawak, Pulogedang, Jatiwates, Gabusbanaran, Sentul, Pulorejo dan Rejosopinggir) masuk dalam zona dua, dan bisa mendaftar ke SMAN Ploso, SMAN Plandaan dan SMAN Kabuh.
Begitu juga dengan wilayah yang lain. Semua sudah dibagi sesuai dengan zona masing-masing.
’’Semua sudah tercover, sesuai dengan zonanya. Sudah diatur dalam juknis tahun ini, karena zonasi tahun ini beda dengan zonasi tahun lalu,’’ tegasnya. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW