Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pagu Siswa untuk SD Negeri di PPDB Jombang 2024 Naik Jadi Segini, Dinas P dan K Ungkap Penyebabnya

Wenny Rosalina • Kamis, 16 Mei 2024 | 14:30 WIB
Siswa belajar di SDN Jombang 2, salah satu SD Negeri yang bakal tambah pagu tahun ini
Siswa belajar di SDN Jombang 2, salah satu SD Negeri yang bakal tambah pagu tahun ini

RadarJombang.id – Jumlah total pagu SD negeri di Jombang mengalami kenaikan di PPDB 2024 ini.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang menyebut, ada kenaikan tiga rombel untuk SD Negeri di Jombang pada PPDb 2024 ini.

’’Ada sekolah yang pagunya naik, ada juga yang turun. Setiap tahun menyesuaikan,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen.

Di PPDB 2023 lalu, SD Negeri di Jombang memiliki total 511 rombel dengan 14.308 siswa.

Namun, di PPDB tahun 2024 ini, SD Negeri di Jombang memiliki total  514 rombel dengan 14.392 siswa. 

Kenaikan itu, dipicu adanga 9 SD Negeri di Jombang pagunya bertambah, dari satu menjadi dua rombel.

Masing-masing adalah:

  1. SDN Banjarsari Bandarkedungmulyo
  2. SDN Gempollegundi Gudo
  3. SDN Tampingmojo, Tembelang
  4. SDN Sambirejo 1 Wonosalam
  5. SDN Wonosalam 1
  6. SDN Ngoro 2
  7. SDN Gadingmangu 1 Perak
  8. SDN Mancar 1 Peterongan
  9. dan SDN Jombang 2

Sementara 6 SD Negeri di Jombang mengalami penurunan pagu, dari dua rombel menjadi satu rombel.

Masing-masing adalah:

  1. SDN Miagan, Mojoagung
  2. SDN Tanggalrejo, Mojoagung
  3. SDN Menganto, Mojowarno
  4. SDN Mojowarno 2
  5. SDN Segodorejo, Sumobito
  6. SDN Talunkidul, Sumobito.

 

’’Setiap tahun dianalisa. Disesuaikan dengan jumlah penduduk usia sekolah di sekitar SD,’’ jelasnya.

Kepala SDN Gempollegundi, Andik Sam Sanjaya, mengatakan, saat dibuka satu rombel tahun lalu, jumlah yang mendaftar banyak, lebih dari 40 siswa.

Karena tidak bisa ditolak, semua diterima dan kini kelas 1 dua rombel.

Tahun ini, langsung dibuka untuk dua rombel.

Hanya saja, jika terpenuhi sesuai dengan pagu yang ditetapkan, ia bakal kekurangan satu guru kelas.

Risikonya, kepala sekolah akan turun untuk mengajar guna menutupi kekurangan.

’’Nanti jam teman-teman yang lain dibagi. Karena guru kelas kan sebetulnya tidak boleh honorer. Jadi saya juga ikut mengajar di kelas tinggi, sampai ada tambahan guru PPPK dari dinas,’’ ungkap Andik. (wen/jif/riz)

Editor : Achmad RW
#PPDB #2024 #SD Negeri #siswa #Pagu #naik