Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

PPPK Guru Mapel SMA dan SMK di Jombang Overload, Banyak Pendidik Sambat Khawatir Jam Mengajar Tak Terpenuhi

Wenny Rosalina • Rabu, 8 Mei 2024 | 14:10 WIB
Ilustrasi  PPPK
Ilustrasi PPPK

RadarJombang.id – Sebanyak 232 PPPK Jatim formasi guru mapel ditempatkan di SMA/SMK dan SLB di Kabupaten Jombang.

Kondisi itu ternyata berdampak buruk bagi banyak guru yang kini harus mendapatkan jam mengajar sedikit.

Hal itu, juga mengancam guru yang mengandalkan Tunjangan profesi guru (TPG) yang terancam tak bisa cair.

’’Butuh disesuaikan antar guru, atau bahkan bisa diperbantukan di sekolah yang membutuhkan. Sedangkan di sini kebanyakan,’’ kata Siswo Rusianto, kepala SMKN 1 Jombang, kemarin.

PPPK guru yang ditugaskan di SMKN 1 Jombang misalnya, hingga 6 Mei kemarin ada 25 orang.

Mereka akan mulai mengajar tahun pelajaran baru. Sebab perlu penataan jam mengajar dan lainnya.

’’Sebentar lagi ujian semester. Jadi kemungkinan baru mengajar tahun pelajaran baru. Kita juga masih menata,’’ ungkapnya.

Yang paling dibutuhkan SMKN 1 Jombang dua guru Bahasa Indonesia, dua guru PKn dan guru sejarah.

Seluruhnya didapatkan tahun ini, malah melebihi perkiraan.

Bahkan ada beberapa guru yang diterima tidak sesuai dengan jurusan yang ada di SMKN 1 Jombang.

’’Kami dapat guru kimia. Lalu kami minta ngisi apa? Kita kelebihan tujuh guru,’’ jelasnya.

Baca Juga: 29 Guru Pensiun di Bulan Mei 2024, Defisit Guru di Jombang Terus Bertambah

Meski begitu, ia akan tetap mamaksimalkan jam pelajaran yang ada, sembari menunggu penataan resmi dari BKD provinsi.

’’Tetap kami tata, minimal 24 jam untuk guru agar bisa mencairkan TPG,’’ ucapnya.  (wen/jif/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#SMK #Jam mengajar #Guru #Jombang #mapel #SMA #PPPK