RadarJombang.id – Pendaftaran seleksi prestasi akademik nasional perguruan tinggi kegamaan Islam (SPAN-PTKIN) 2024 bakal segera ditutup.
Penutupan pendaftaran SPAN-PTKIN 2024 itu, bakal dilakukan pada Jumat (15/3).
Siswa yang sudah daftar seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP) untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN) juga boleh mendaftar di SPAN-PTKIN 2024.
’’Boleh kok siswa daftar double, karena itu hak mereka. Tapi aturannya, jika diterima dua-duanya, harus memprioritaskan yang SNBP,’’ kata Ketua Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) MA Kabupaten Jombang, Risky Dwi Setyawan, kemarin.
SPAN-PTKIN memiliki aturan yang lebih luwes dibandingkan SNBP tahun ini.
Siswa yang dinyatakan lulus SPAN-PTKIN tapi tidak melakukan daftar ulang, tidak ada sanksi.
Sementara SNBP, siswa yang dinyatakan diterima dan tidak melakukan daftar ulang, bakal disanksi hingga tiga tahun kedepan.
Tidak bisa ikut seleksi nasional berbasis tes (SNBT) maupun mandiri.
’’Di SPAN-PTKIN tidak ada laporan terkait hal tersebut, beda dengan SNBP yang dijelaskan detail apa saja risikonya jika kesempatan yang sudah diberikan tidak diambil,’’ ungkapnya.
Guru BK MAN 1 Jombang itu mengatakan, siswanya yang mendaftar ke SNBP lebih banyak jika dibandingkan dengan SPAN-PTKIN.
Apalagi, madrasahnya terakreditasi A. Sehingga 40 persen siswa terbaiknya bisa mendaftar.
’’Yang ke SPAN-PTKIN banyak yang dari jurusan agama. Bahkan anak jurusan agama yang lolos eligible ada yang sengaja tidak mendaftar di jalur SNBP, langsung memilih SPAN-PTKIN,’’ jelasnya.
Pihaknya juga menyebut, bahkan banyak siswa yang mendaftar di kedua jalur itu.
Jika diterima keduanya, harus memilih yang SNBP dan menyertakan surat pernyataan mengundurkan diri untuk PTKIN tujuan yang tidak diambil.
Menurutnya, proses pendaftaran SPAN-PTKIN relatif lancar jika dibandingkan dengan proses pendaftaran SNBP.
’’Sampai hari ini (kemarin,Red) saya belum menerima keluhan dari siswa terkait proses pendaftaran di SPAN-PTKIN. Kalau SNBP kemarin itu sempat error, sehari tidak bisa diakses,’’ ulasnya. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW