RadarJombang.id - Dokumen proyek rehab SD negeri dan SMP negeri di Jombang hingga kemarin belum naik ke meja pengadaan barang dan jasa (PBJ).
Alasan utama belum naiknya dokumen proyek rehab SD negeri dan SMP Negeri di Jombang itu, karena proses perencanaan yang belum rampung.
Namun, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Senen, memastikan, pekan depan seluruh berkas proyek rehab SD negeri dan SMP negeri di Jombang itu sudah naik ke meja PBJ.
’’Belum selesai perencanaan sampai sekarang, pekan depan selesai semua dan segera diusulkan ke PBJ,’’ katanya, kemarin.
Saat ini berkas proyek rehab SD negeri dan SMP negeri di Jombang itu sedang dalam proses verifikasi dinas PUPR.
Menurut Senen, tidak ada kendala serius, hanya saja, rencana anggaran biaya (RAB) yang telah disusun harus mendapatkan verifikasi dari stakeholder terkait.
’’RAB yang telah dibuat diusulkan ke dinas PUPR, kalau sudah setuju, dan mendapat verifikasi, maka akan segera kita naikkan ke PBJ,’’ jelasnya.
Proyek dinas P dan K jadi salah satu proyek terbanyak tahun ini. Total ada 19 paket yang akan diajukan.
7 diantaranya merupakan proyek rehab SMP negeri, 11 rehab SD Negeri, dan 1 pembangunan aula terbuka dinas P dan K.
Sebelumnya, Kabag PBJ Setdakab Jombang, Joko Murcoyo, sudah mengimbau kepada organisasi perangkat daerah yang punya banyak proyek tahun ini agar segera mengusulkan.
Baca Juga: 7 SMP Negeri di Jombang Dapat Proyek Rehab di 2024, Seluruhnya Belum Naik Lelang
Utamanya pekerjaan-pekerjaan yang besar dan membutuhkan waktu lama. Agar sisa waktu sampai akhir tahun masih panjang. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW