RadarJombang.id - Pemkab Jombang, punya 19 paket proyek rehab sekolah sepanjang tahun 2024 ini.
Namun, hingga pekan pertama Maret, belum satupun paket proyek rehab sekolah di Jombang itu masuk ke bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ).
Kabag PBJ Setdakab Jombang, Joko Murcoyo, berharap, dokumen lelang proyek rehab sekolah itu, bisa segera diberikan agar proses lelang segera dilakukan.
’’Belum ada yang masuk dokumen perencanaannya. Yang ada hanya surat pemberitahuan bahwa akan melakukan rehab fisik yang membutuhkan lelang sebanyak 19 paket,’’ kata Joko Murcoyo, kemarin.
Pihaknya sudah memberikan imbauan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang bakal melakukan rehab melalui tahapan lelang untuk segera mengajukan ke PBJ.
Utamanya untuk pekerjaan-pekerjaan yang besar dan membutuhkan waktu lama.
’’Sudah kami sampaikan ke OPD, lebih awal lebih baik. Agar sisa waktu bisa lebih panjang, tidak sampai akhir tahun. Tapi itu hanya sebatas imbauan, dan oleh pimpinan biasanya juga diobrak-obrak,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Senen, merinci 19 paket yang bakal dilelang. 11 paket rehab dan pembangunan untuk bidang SD.
7 paket rehab dan pembangunan bidang SMP. Serta 1 paket pembangunan aula terbuka yang berada di belakang kantor Dinas P dan K Jombang.
’’Belum ada yang naik ke PBJ, masih perencanaan,’’ kata Senen.
Baca Juga: Pemkab Dapat Gelontoran Rp 10 miliar DAK untuk Rehab SD Negeri di Jombang Tahun 2024
Saat ini, dokumen perencanaan masih menunggu verifikasi dari PUPR. Setelah semua tuntas, pihaknya akan segera menaikkan dokumen itu ke PBJ. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW