JOMBANG – Pelaksanaan asesmen bakat minat (ABM) di Kabupaten Jombang telah dilaksanakan mulai Senin (13/11).
Dalam dua hari pelaksanaan ABM, semua prosesnya disebut berjalan lancar dan tidak ada kendala yang dikeluhkan.
Sebanyak 5.108 siswa kelas 12 SMA negeri dan swasta mengikuti ABM. Di jenjang SMA, ABM diwajibkan digelar di semua sekolah.
Di SMAN 1 Jombang, ABM digelar selama tiga hari. Senin dan Selasa, sesi 2 pukul 10.30-13.00 WIB. Rabu sesi 1 pukul 07.30-10.00 WIB.
’’Dua hari pelaksanaan ini, alhamdulillah lancar, tidak ada kendala,’’ kata Dyah Ayu Endrianingsih, kepala SMAN 1 Jombang.
SMAN 1 Jombang memilih tiga hari karena menyesuaikan dengan jumlah sarana prasarana yang ada.
Mereka memiliki tiga laboratorium komputer dengan kapsitas 100 siswa. ’’Tiga sesi karena menyesuaikan jumlah 320 siswa,’’ ucapnya.
Sementara itu, Saidun, kepala SMAN Ngoro, mengatakan, hingga kini ia belum tahu kapan hasil ABM akan diumumkan. Termasuk teknis pengumumannya seperti apa.
’’Belum ada informasi pengumuman hasilnya bagaimana. Pelaksanaan ABM kan juga masih sampai 16 November,’’ jelasnya.
ABM tahun pertama dia nilai lancar. ’’Alhamdulillah sementara ini tidak ada kendala,’’ ucapnya.
Sri Hartati, kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang mengatakan, sekolah boleh memilih sendiri jadwal pelaksanaan ABM.
Baca Juga: Defisit Guru di Jombang Juga Berlaku untuk SMA/SMK/SLB, Cabdindik Jatim Bakal Lakukan Ini
Sebab, ABM memang disesuaikan dengan kesiapan dan sarana prasarana yang ada,
’’Ini merupakan program baru dari kemendikbudristek. Semua SMA baik negeri maupun swasta wajib ikut,’’ kata Sri Hartati.
Semua SMA wajib ikut ABM. Tapi tidak semua siswa wajib ikut dalam kegiatan ini.
Menurut Sri Hartati, yang lebih diprioritaskan, siswa yang berencana lanjut kuliah tahun depan.
Dari total 6.028 siswa di 46 SMA negeri dan swasta, yang ikut hampir 90 persen, 5.108 siswa.
Mayoritas 100 persen siswanya ikut, utamanya sekolah negeri. Sementara SMA swasta ada yang mengikutkan 10 dari 35 siswa, ada yang hanya delapan dari 19 siswa.
’’Memang tidak semua siswa wajib ikut, diprioritaskan yang akan lanjut kuliah saja,’’ jelasnya.
Seluruh sekolah mengikuti ABM secara mandiri. ’’Tidak ada yang menumpang ke sekolah lain,’’ tambahnya.
Jika siswa banyak dan sarpras terbatas, bisa dibagi menjadi tiga sesi. Sesi 1 dimulai 07.30-10.00 WIB, sesi 2 pukul 10.30-13.00 WIB dan sesi 3 pukul 13.30-16.00 WIB.
Simulasi telah dilakukan 1-3 November lalu. Dilakukan dengan tes aplikasi dan perangkat yang akan digunakan.
’’Karena ini baru dilakukan pertama kali, pasti butuh penyesuaian. Makanya dalam sosialisasi, kepala sekolah didampingi dengan proktor utama,’’ bebernya.
Ada dua bagian tes. Pertama tes bakat, ada 140 butir soal dengan waktu pengerjaan 120 menit.
Dalam tes itu, ada tujuh sub tes yang memiliki alokasi waktu pengerjaan masing-masing. Verbal, kuantitatif, figural, mekanikal, penggunaan bahasan dan klerikal.
Sementara tes minat ada 108 butir soal dengan waktu pengerjaan hanya 30 menit. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW