JOMBANG – Hari pertama kegiatan masa ta'aruf siswa madrasah (matsama) di MAN 4 Jombang berlangsung lancar kemarin (17/7). Hingga Jumat (21/7) mendatang, siswa baru akan dikenalkan lingkungan madrasah termasuk wawasan terkait seputar kepesantrenan maupun moderasi beragama.
Kepala MAN 4 Jombang Moh. Ilyas menyampaikan, sebagai madrasah di bawah naungan Ponpes Mambaul Maarif Denanyar dan Kemenag Jombang, pendidikan seputar pondok pesantren sangat ditekankan kepada santri atau siswa baru.
Ada beberapa materi yang kita berikan kepada siswa atau santri, di antaranya kemadrasahan, wiyata mandala, tata tertib, pengenalan profil madrasah, serta yang tidak bisa dtinggalkan adalah materi keaswajaan dan kepesantrenan.
"Karena rata-rata 65 persen siswa kita tinggal di pondok, sedangkan 35 persen lainnya berasal dari lingkungan sekitar,’’ ujar dia kemarin.
Di samping itu, pihaknya juga menanamkan wawasan moderasi beragama. Sebab, sebagai lembaga pendidikan yang dirintis salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama, yakni KH Bisri Syansuri, MAN 4 Jombang selalu menerapkan Ahlus-Sunnah wal-Jama'ah (Aswaja) yang mencakup nilai akidah, syariat, dan akhlak.
”Kita sangat mendukung wawasan moderasi beragama. Untuk itu, kita menggandeng DWP Kemenag Jombang untuk mengisi materi tersebut pada Kamis (20/7) mendatang,” jelas dia.
Pada tahun ajaran baru ini, total ada 560 siswa baru yang diterima. Dalam masa ta'aruf siswa madrasah, pihaknya juga mengenalkan berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler kepada siswa.
Siswa dianjurkan memilih satu kegiatan ekstra untuk diikuti selama menempuh pendidikan di MAN 4 Jombang. ”Kita memiliki 20 item kegiatan ekstrakurikuler dan itu nanti juga kita kenalkan ke siswa,” pungkasnya. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW