Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Jadwal Masuk Sekolah Makin Dekat, Permintaan Seragam di Jombang Meningkat

Anggi Fridianto • Jumat, 14 Juli 2023 | 13:30 WIB

 

: Nur Khofifah, 58 menata sejumlah atribut dan seragam sekolah siswa di Pasar Senggol Bayangkara Jombang kemarin (13/7).
: Nur Khofifah, 58 menata sejumlah atribut dan seragam sekolah siswa di Pasar Senggol Bayangkara Jombang kemarin (13/7).
 

JOMBANG – Permintaan seragam jelang tahun pelajaran baru meningkat. Seperti terpantau di Pasar Senggol Bayangkara Jombang kemarin (13/7). Sejumlah orang tua berburu seragam dan atribut sekolah untuk keperluan anaknya.

”Ya, di sini sudah langganan karena lebih murah,’’ ujar Siti Intan, 27, salah seorang warga Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan.

Bersama pembeli yang lain, ia tambak sibuk memilih seragam, atribut, tas hingga sepatu. Mereka sengaja berbelanja di pasar senggol karena harganya lebih murah dan terjangkau.

Siti membelikan satu setel seragam MI untuk anaknya yang akan memasuki jenjang pendidikan dasar.

”Memang dapat kain seragam dari pemerintah, tapi belum selesai dijahit. Jadi beli yang jadi saja lebih praktis,’’ tambahnya.

Sementara itu, Nur Khofifah, 58, salah seorang penjual baju, membenarkan bila permintaan seragam baru dan atribut sekolah meningkat sejak satu bulan terakhir.

”Ya terus meningkat, kira- kira naik 75-80 persen,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Jika hari biasa ia bisa menjual sekitar lima setel seragam setiap hari. Dalam dua minggu belakangan ini, ia bisa menjual 10-20 setel setiap hari. ”Alhamdulillah yang paling laris seragam anak-anak SD dan MI,’’ tambahnya.

Untuk harga per setel, ia menjual mulai Rp 110.000 sampai Rp 125.000 untuk jenis seragam SD/MI. Baik yang atribut merah putih, hijau putih maupun pramuka.

Sedangkan, seragam baru untuk jenjang SMA lebih mahal mulai Rp 160.000 per setel. ”Kalau beli beberapa setel juga bisa didiskon,’’ terang dia. 

Perempuan asli Dusun Jagalan, Desa Kepatihan ini tak menampik bila permintaan atribut sekolah juga meningkat.

Mulai dasi yang dijual Rp 5 ribu, sabuk sekolah mulai Rp 15.000, dan topi Rp 10.000. ”Ya atribut juga banyak dicari,’’ pungkasnya. (ang/bin/riz)

 

Editor : Achmad RW
#Jombang #seragam #pedagang #Sekolah #tahun ajaran baru