JOMBANG – Sebanyak 1.567 siswa SD belum melakukan aktivasi rekening untuk mencairkan dana program Indonesia pintar (PIP). 101 diantaranya siswa yang sekarang sudah masuk kelas 7 SMP/MTs.
’’Mereka masih dapat, tapi harus aktivasi dulu, jika tidak maka dananya akan hangus,’’ kata Senen, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, kemarin.
Waktu aktivasi harusnya berakhir 31 Juni lalu. Namun ada perpanjangan sampai 31 Juli. Meski telah diperpanjang, hingga kemarin, masih banyak siswa yang belum melakukan aktivasi.
Senen mengatakan, pihaknya telah menginformasikan kepada operator sekolah untuk disampaikan kepada siswa yang menerima.
’’Yang 101 kelas enam yang sekarang lulus, selebihnya kelas 1 sampai kelas 5,’’ jelasnya. Untuk penerima kelas 1 sampai kelas 5 maksimal aktivasi 30 November.
Nilai yang diterima juga berbeda. Untuk 101 siswa yang belum aktivasi tersebut, hanya menerima Rp 225.000.
’’Siswa kelas enam hanya satu semester yang efektif, sehingga yang diberikan setengah dari kelas yang lain,’’ bebernya.
Senen berharap, seluruh siswa segera melakukan aktivasi rekening, sehingga uang Rp 225 ribu bisa dimanfaatkan.
’’Jika tidak diambil sampai 31 Juli maka uang itu akan hangus dan kembali ke kas negara,’’ tegasnya.
Nilai PIP untuk jenjang SD, kelas 1 dan kelas 6 SD, mendapatkan Rp 225 ribu per tahun. Kelas 2 sampai kelas 5 Rp 450 ribu per tahun.
Untuk jenjang SMP, siswa kelas 7 dan 8, mendapatkan Rp 750 ribu per tahun. Kelas 9 Rp 375 ribu pertahun. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW