Sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan, SMKN Gudo juga mengimplementasikan pembelajaran Kurikulum Merdeka. Serta melakukan penyesuaian, kompetensi keahlian menjadi konsentrasi keahlian.
Kepala SMKN Gudo, Sulikan SPd MM, menyampaikan, SMKN Gudo menjadi SMK pertama di Jombang yang ditetapkan sebagai SMK PK oleh pemerintah pusat. Perjuangan SMK Gudo menjadi SMK PK tidaklah mudah, melainkan melalui proses seleksi panjang. ’’Berawal dari kerjasama kita dengan maspion IT Surabaya untuk mencetak lulusan yang unggul dan memiliki kompetensi keahlian di bidangnya. Dari situ, kemudian kita mengikuti seleksi yang diadakan pusat,’’ kata Sulikan.
Dari 1.400 SMK se-Indonesia, SMKN Gudo berhasil masuk dalam urutan 700 besar. Dari angka itu, kemudian berhasil lolos seleksi menjadi 104 SMK se-Indonesia. ”Kemudian kita lolos dalam 63 SMK se-Indonesia yang berhasil menjadi SMK PK tahap I di tahun 2023,’’ tambahnya.
Setelah lolos, pihaknya masih harus mengikuti Bimbingan Teknis Pelaksana Program SMK Pusat Keunggulan Skema Pemadanan Dukungan Baru Tahap 1 Tahun 2023 yang diadakan di Aston Imperial Bekasi, (22-24/5). ’’Dari bimtek tersebut kita juga mengikuti pengecekan dokumen RPD dan RAB serta penandatanganan PKS selama tiga hari. Alhamdulillah semua berjalan lancar karena memang dokumen yang kita sampaikan sudah lengkap,’’ jelasnya.
SMK Gudo menjadi SMKN pertama di Jombang yang berhasil ditetapkan sebagai SMK PK di Jombang. Dari penetapan SMK PK itu, SMKN Gudo juga ditunjuk menjadi role model atau SMK rujukan di Jombang. ’’Role model yang kita terapkan pertama adalah konsentrasi keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV). Nantinya akan berimbas pada jurusan-jurusan lain,’’ paparnya.
SMK Gudo juga mendapat bantuan berupa pembangunan fisik dan sarana prasarana untuk mendukung penerapan SMK PK. ’’Diharapkan, dengan sarpras dan gedung yang memadai akan meningkatkan kualitas pendidikan kita,’’ tandasnya.
Selain itu, SMKN Gudo juga mengimplementasikan pembelajaran Kurikulum Merdeka berikut penyesuaian, kompetensi keahlian menjadi konsentrasi keahlian. Dari total lima jurusan, ada beberapa jurusan yang kini bertransformasi sesuai aturan pusat. Misalnya, kompetensi keahlian Tata Busana menjadi Desain Produksi Busana. Multimedia menjadi Desain Komunikasi Visual (DKV). Perbankan dan Keuangan Mikro menjadi Layanan Perbankan. ’’Memang ada perubahan untuk percepatan transformasi percepatan dalam bidang pendidikan sebagai upaya meningkatkan mutu kualitas pendidikan,’’ tegasnya. (ang/jif/riz) Editor : Achmad RW