Kepala SMKN Kabuh, M Yasin, mengatakan, dibukanya kompetensi keahlian baru itu menyesuaikan dengan visi sekolah. ’’Menjadi sekolah yang bertumbuh dan menjadikan lulusan beriman dan bertakwa serta menguasai iptek dan mandiri,” kata Yasin kepada Jawa Pos Radar Jombang, Senin (12/6), kemarin.
Sesuai visi menjadi sekolah bertumbuh, sehingga membuka kompetensi keahlian baru. ’’SIJA ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Lulusan SMP/MTs bisa mendapat layanan pendidikan atau sekolah di SMKN dengan ilmu digital,’’ imbuhnya.
Ada banyak pertimbangan dibukanya kompetensi keahlian itu. Diantaranya, mengikuti perkembangan zaman. Terutama era digital yang kini terus berkembang. ’’Hampir semua bidang pekerjaan membutuhkan kompetensi digital,’’ ujar Yasin.
Karena itu, sekolah memberi akses dan ruang. Khususnya bagi masyarakat di utara Sungai Brantas. ’’Melanjutkan dengan kompetensi keahlian berbasis digital,’’ tuturnya.
Diharapkan, lulusan dari jurusan baru itu memiliki kompetensi keahlian sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat. Baik instansi pemerintah, swasta, bisnis, maupun wirausaha. ’’Peluang kerja keahlian baru ini sangat banyak,’’ tegasnya.
Sedikitnya, ada 15 peluang kerja bagi lulusan SIJA. Diantaranya, pengembangan aplikasi atau application devoleper, computer engineering, dan data analyst. Database administrator atau pengelolaan administrasi, game developer, dan graphic designer. ’’Network security, lalu website developer, hingga membangun startup dan masih banyak lagi,’’ lanjut Yasin.
Dengan bekal pengetahuan itu, peluang kerja bagi lulusa SIJA kedepan sangat banyak. ’’Jika memiliki minat di bidang aplikasi dan jaringan, jurusan bisa SIJA menjadi pilihan,’’ tuturnya.
Terlebih kompetensi keahlian itu ditempuh empat tahun. ’’Anak-anak lulusnya empat tahun atau kompetensinya setara diploma 1. Di tahun terakhir mereka akan PKL atau belajar di IDUKA (industri dunia usaha dan dunia kerja) selama satu tahun penuh,’’ kata Yasin.
Buka 8 Rombel untuk 288 Siswa
SMKN Kabuh dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini membuka delapan rombel (rombongan belajar). Atau menerima sebanyak 288 siswa. Ada empat pilihan kompetensi keahlian. Teknik Kimia Industri, Farmasi Industri, Analisis Pengujian Laboratorium, dan Sistem Informasi Jaringan dan Aplikasi (SIJA).
Kepala SMKN Kabuh, M Yasin, mengatakan, panitia PPDB sudah terbentuk. Tahapannya menyesuaikan juknis Dinas Pendidikan Jawa Timur. ’’Jadwal mengikuti panitia tingkat provinsi sesuai juknis yang ada,’’ katanya.
Semua proses pendaftaran dilakukan secara online. Pengambilan PIN oleh calon peserta didik 12 Juni-2Juli. Latihan pendaftaran 16-17 Juni.
’’Untuk PPDB tahap satu jalur afirmasi, perpindahan tugas orang tua atau wali dan jalur prestasi hasil lomba pendaftaran dijadwal 19-20 Juni. Dilanjutkan verifikasi dan validasi 20-22 Juni,’’ tuturnya.
Hasilnya diumumkan pada 23 Juni. Dilanjutkan cetak bukti penerimaan oleh calon peserta didik baru. ’’Daftar ulang dijadwal 23-24 Juni,’’ tuturnya.
Sedangkan jalur zonasi, pendaftaran dibuka 27-28 Juni. Diumumkan 29 Juni. Sedangkan jalur prestasi akademik pendaftaran dibuka 4-5 Juli. ’’Pengumumannya 6 Juli, dilanjutkan cetak bukti penerimaan oleh calon peserta didik baru kemudian daftar ulang sampai 8 Juli,’’ terangnya.
SMKN Kabuh tahun ini membuka delapan rombel. Rinciannya, program keahlian Kimia Industri 3 rombel. Farmasi Industri 2 rombel. Analisis Pengujian Laboratorium 2 rombel. Serta Sistem Informasi Jaringan dan Aplikasi (SIJA) 1 rombel. ’’Tiap rombel 36 siswa,’’ bebernya. (fid/jif/riz) Editor : Achmad RW