’’Kami berharap, sekolah kemanapun, yang penting siswa harus melanjutkan pendidikan, jangan mudah berpuas diri,’’ pesannya.
Wisuda dihadiri Kepala Kantor Kemenag Jombang, Dr Muhajir, Ketua Komite, Muhammad Rohani, jajaran Forkopimcam, wali siswa dan seluruh guru MTsN 16 Jombang.
Acara berlangsung meriah. Berbagai bakat siswa ditampilkan. Mulai pidato tiga bahasa; Arab, Inggris dan Indonesia. Musik tradisional angklung untuk mengiringi tim paduan suara. Serta tari-tari tradisional.
Prosesi wisuda berjalan khidmat. Sekaligus pemberian sertifikat bimbel Bahasa Inggris. Juga diserahkan penghargaan kepada tiga siswa terbaik. Anisah Maulida Azzahro dengan nilai rata-rata 88,76. Esta Rahmad Cahyani dengan nilai rata-rata 88,08, dan Bitsainah Nabilatuz Zulfa dengan nilai rata-rata 87,85.
Keunggulan lainnya, seluruh siswa MTsN 16 Jombang harus hafal Yasin dan tahlil. ’’Ini sangat berguna ketika alumni MTsN 16 Jombang terjun di masyarakat,’’ tandasnya.
Emi menjelaskan, pihaknya telah melakukan asesmen madrasah, untuk mengukur keberhasilan siswa selama tiga tahun belajar. Ia juga memastikan seluruh siswanya telah menuntaskan setoran hafalan juz 30.
Untuk mendukung kepiawaian siswa dalam berbahasa asing, MTsN 16 Jombang juga menggandeng pihak ketiga. Utamanya untuk memberikan kursus bahasa asing sejak kelas 7 hingga kelas 9.
MTsN 16 Jombang telah memupuk siswa dengan pembiasaan baik. Seperti berperilaku hormat terhadap guru, salat Duha berjamaah, khotmil Quran, istighotsah seminggu dua kali, dan membaca surat Al-Kahfi setiap Jumat Legi.
Ia berharap, siswa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang linier, yaitu madrasah aliyah. ’’Tapi kemana saja kami tetap mendukung. Mau lanjut ke aliyah, atau mengambil kejuruan, kami mendukung asal siswa bisa menjaga nama almamater,’’ tandasnya.
Lima Prestasi Unggul Madrasah
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Jombang, Dr Muhajir, mengucapkan selamat atas kelulusan 192 siswa MTsN 16 Jombang. Ia mengatakan, lulusan madrasah harus bangga, sebab, madrasah memiliki lima prestasi unggul.
’’Madrasah itu paket lengkap, ilmu umum oke, ilmu agama juga dapat,’’ kata Muhajir.
Lima prestasi yang dia maksud yakni akhlak mulia. Prestasi ilmu keagamaan. Prestasi sains dan teknologi. Prestasi bidang bahasa dan budaya. Serta prestasi bidang olahraga dan seni.
’’Ada prestasi yang diukur dalam bentuk lomba. Ada prestasi yang tidak bisa dilombakan tapi bisa dirasakan, yaitu prestasi akhlak mulia,’’ urainya.
Madrasah merupakan wadah untuk mencetak generasi yang sukses, baik di dunia maupun di akhirat. ’’Saya minta anak-anak terus melanjutkan pendidikan, jangan berpuas diri hanya mendapatkan ilmu di bangku MTs saja,’’ pesannya. (wen/jif/riz) Editor : Achmad RW