Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Satu SIswa SMK di Jombang DInyatakan Tak Lulus, Begini Penyebabnya

Achmad RW • Sabtu, 6 Mei 2023 | 14:48 WIB
Ilustrasi kelulusan SMA/SMK
Ilustrasi kelulusan SMA/SMK
JOMBANG – Pengumuman kelulusan SMA/SMK sudah dilakukan kemarin (5/5). Hanya ada satu siswa SMK swasta yang dinyatakan tidak lulus.

’’Pengumuman dilakukan melalui website sekolah. Ada satu siswa yang dinyatakan tidak lulus dari total 476 siswa kelas 12, anaknya memang sudah masuk dalam siswa pendampingan guru BK,’’ kata Arief Sugiharto, kepala SMK Dwija Bhakti 1.

Arief menyarankan, satu siswa yang tidak lulus untuk mengulang kembali kelas 12. Hanya saja, ia pesimistis, mengingat selama pendampingan berlangsung, memang sudah tidak ada niat serius untuk belajar.

’’Saya sangat mendukung dia untuk mengulang, tapi sepertinya anaknya tidak memiliki keinginan untuk sekolah. Tidak sekali dua kali kami ingatkan, dan nilainya memang kurang baik dan kami tidak bisa menolong,’’ paparnya.

Pengumuman kelulusan SMK DB 1 dilakukan pukul 16.00 WIB secara online untuk menghindari perayaan yang berlebihan. Setelah dinyatakan lulus, siswa langsung dapat meminta surat keterangan lulus. Ijazah akan diberikan kepada siswa kurang lebih satu bulan setelah blanko diterima. ’’Kami perlu mengisi nilai, cetak nilai, setiap jurusan berbeda-beda,’’ tegasnya.

Blanko ijazah akan didistribusikan ke sekolah-sekolah Senin (8/5). Penyerahan ijazah kepada siswa diserahkan kepada masing-masing sekolah. ’’Pembagian ijazah ke siswa kepala sekolah yang menentukan,’’ kata Sri Hartati, kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang.

Biasanya, penulisan ijazah dilakukan selama satu bulan, kemudian baru dibagikan kepada siswa. ’’Hari ini (kemarin) semua SMA/SMK sudah mengumumkan kelulusan dengan berbagai cara,’’ terangnya.

Pada jenjang SMK, dari 9.204 siswa yang tidak lulus hanya satu, dari SMK swasta. Sementara SMA lulus 100 dengan total 5.983 siswa. Siswa yang telah dinyatakan lulus bisa langsung menerima surat keterangan lulus dari sekolah.

Siswo Rusianto, ketua MKKS SMKN Jombang, mengatakan, pengumuman kelulusan kemarin dilakukan dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang diumumkan di website, ada yang dilakukan dengan mengirimkan pesan melalui whatsapp atau surat bagi yang tidak lulus.

’’Untuk SMKN 1 Jombang, siswa diminta menunggu di rumah, yang tidak mendapatkan WA dari pihak sekolah, dinyatakan lulus,’’ kata kepala SMKN 1 Jombang ini.

Di SMKN Mojoagung juga sama. Sebab ada imbauan dari Cabdindik Jombang untuk tidak melakukan pengumuman di sekolah. ’’Untuk SMKN Mojoagung, siswa menunggu sampai pukul 16.00. Kalau tidak ada guru yang datang ke rumah, maka dinyatakan lulus,’’ ucapnya. (wen/jif/riz) Editor : Achmad RW
#Tidak Lulus #siswa SMK #Jombang #SMK DB #Kelulusan SMA/SMK