385 Siswa MAN di Jombang Lolos SNBP dan SPAN-PTKIN

Achmad RW • Dipublikasikan Rabu, 5 April 2023 | 14:30 WIB
Ilustrasi perguruan tinggi (Istimewa)
Ilustrasi perguruan tinggi (Istimewa)
JOMBANG – Sebanyak 385 siswa MAN di Kabupaten Jombang dipastikan masuk perguruan tinggi negeri. Mereka lolos jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN). Rinciannya, 167 siswa lolos SNBP dan 218 lolos SPAN-PTKIN.

’’Dari MAN 3 Jombang, ada 75 yang lolos SNBP, dan 48 lolos SPAN-PTKIN,’’ kata Sutrisno, kepala MAN 3 Jombang, kemarin. Kemudian MAN 1 Jombang, jumlah yang lolos SNBP 30 siswa, dan SPAN-PTKIN 39 siswa. Sedangkan MAN 4, 16 siswa lolos SNBP dan 59 siswa lolos SPAN-PTKIN.

MAN 2 Jombang sembilan dan 15 siswa. MAN 5 Jombang 12 dan 21 siswa. MAN 6 Jombang delapan dan 12 siswa. MAN 7 Jombang delapan dan empat siswa. MAN 9 Jombang satu dan tiga siswa. MAN 10 Jombang tiga dan 10 siswa. ’’Siswa yang belum lolos jalur prestasi banyak yang akan lanjut ke jalur tes,’’ kata Erma Rahmawati, kepala MAN 1 Jombang.

Dari 491 siswa kelas 12 MAN 1 Jombang, lebih dari 50 persen lanjut kuliah ke perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. ’’Yang belum lolos, akan ikut jalur tes, maupun jalur mandiri,’’ jelasnya.

Farida Priyatna, kepala MAN 8 Jombang mengatakan, siswanya ada lima yang lolos SNBP dan tujuh lolos SPAN-PTKIN. ’’Jumlahnya sedikit karena sebagian besar siswa MAN 8 Jombang sudah memiliki rencana untuk kuliah di Jombang,’’ terangnya.

Beberapa siswa langsung bekerja atau buka usaha. ’’Kami memang telah memberikan keterampilan kepada siswa, untuk bisa dimanfaatkan ketika memutuskan untuk tidak lanjut kuliah,’’ jelasnya. (wen/jif/riz) Editor : Achmad RW
masuk perguruan tinggi perak bandarkedungmulyo Kesamben peterongan denanyar kudu Tambakberas Mojowarno plandaan Mojoagung Ngusikan Ploso Jombang Kota Santri Sumobito durian Gus Dur Lolos Megaluh tembelang Kuliah diwek SNBP Ringin contong Rejoso tebuireng madrasah bareng SPAN-PTKIN makam gus dur siswa MAN kabuh Wonosalam