’’Alhamdulillah tahun ini kami milad yang ke-94, salah satu rangkaian acaranya yaitu super parenting, nanti dilanjutkan dengan pawai taaruf, Sabtu (4/3),’’ kata Nur Zakiyah MPdI, kepala MI Sulaimaniyah, Mojoagung.
MI Sulaimaniyah Kauman Mojoagung merupakan MI tertua di Kecamatan Mojoagung. Berperan untuk memberikan pendidikan terbaik kepada 750 siswa yang belajar di sana. Menurut Nur Zakiyah, dalam memberikan pendidikan kepada siswa, tidak terlepas dari keterlibatan orang tua di dalamnya.
Super parenting kemarin mengambil tema: Anak hebat berasal dari orang tua yang terlibat. Orang tua harus terlibat dalam proses belajar anak. Mendatangkan trainer parenting nasional, Dr Nafik Palil MPd sebagai narasumber. Wali murid diberi ilmu untuk mendampingi proses belajar anak di rumah.
’’Kami berharap, terjadi keseimbangan antara madrasah dan orang tua dalam mendidik anak-anak, agar mereka menjadi anak yang saleh salehah, sukses dunia dan akhirat,’’ jelasnya.
Memasuki usia ke-94, MI Sulaimaniyah berharap menjadi madrasah yang mampu bersaing. Dengan mencetak anak didik yang berakhlakul karimah, memiliki jiwa qurani, dan berwawasan luas serta berprestasi.
MI Sulaimaniyah berkomitmen untuk terus menjaga jargonnya sebagai madrasahnya sang juara. Baik dari sisi akademik maupun non akademik. Siswa-siswi MI Sulaimaniyah dididik oleh guru-guru berprestasi. Tahun 2023, sejumlah guru mendapatkan predikat sebagai guru berprestasi tingkat kabupaten.
Tidak hanya itu, MI Sulaimaniyah juga dipimpin kepala madrasah yang berprestasi. Selama dua tahun berturut-turut, 2022 dan 2023, Nur Zakiyah dinobatkan sebagai kepala madrasah terbaik kedua se-Kabupaten Jombang.
Sementara itu, dari sisi kelembagaan, MI Sulaimaniyah merupakan madrasah pelopor literasi se-Kabupaten Jombang.
’’Ini menunjukkan, MI Sulaimaniyah Kauman benar-benar berkualitas. Juga ada program tahfid Quran. Kita juga punya banyak qori,’’ jelasnya.
MI Sulaimaniyah memiliki sejumlah program unggulan. Diantaranya, madrasah diniyah, yang bertujuan untuk memberikan bekal kepada siswa yang akan melanjutkan ke pesantren. ’’Ini agar siswa mampu baca tulis kitab kuning atau kitab gundul,’’ kata Zakiyah.
Super parenting diikuti siswa kelas 1, 2 dan 3, sekaligus didampingi wali siswa. Bupati Mundjidah memberikan apresiasi atas terselenggaranya super parenting yang diadakan MI Sulaimaniyah. Bupati berharap, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk silaturahmi, antara pihak madrasah, dengan wali siswa, juga antara bupati dengan keluarga besar MI Sulaimaniyah.
’’Yang paling penting, hari ini bapak ibu wali siswa mendapatkan ilmu dari narasumber yang telah dihadirkan, agar bisa menjadi orang tua yang cerdas dan berkualitas dalam mendidik putra-putrinya,’’ kata Bupati Mundjidah.
Dia menuturkan, ada tiga kewajiban yang harus dilakukan orang tua. Pertama, memberikan nama yang baik. Kedua, wajib mendidik anak. Ketiga, menikahkan anak ketika nanti telah dewasa.
’’Saat ini kita sedang menjalani kewajiban yang kedua, mendidik anak, melalui kegiatan super parenting,’’ tandasnya. (wen/jif/riz) Editor : Achmad RW