Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Harlah ke-26, MAN 8 Gelar Pawai Taaruf hingga Peresmian PTSP

Achmad RW • Senin, 6 Februari 2023 | 12:59 WIB
Kepala MAN 8 Jombang, Farida Priyatna, Ketua Komite KH Haris Munawir dan Wakil Ketua Pramuka Kwarcab Jombang, Muhdlor dan Kepala Kemenag Taufiqurrohman memotong pita peresmian ruang PTSP.
Kepala MAN 8 Jombang, Farida Priyatna, Ketua Komite KH Haris Munawir dan Wakil Ketua Pramuka Kwarcab Jombang, Muhdlor dan Kepala Kemenag Taufiqurrohman memotong pita peresmian ruang PTSP.
JOMBANG – Hari lahir (Harlah) MAN 8 Jombang ke-26 di Desa Plandi, Kecamatan Jombang berlangsung meriah, Sabtu (4/2). Ada pawai taaruf hingga peresmian ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) oleh Kepala Kemenag Jombang, Dr Taufiqurrohman.

Harlah diikuti seluruh siswa, guru dan staf madrasah sejak pukul 07.15. Termasuk Kepala MAN 8 Jombang, Farida Priyatna, Ketua Komite KH Haris Munawir dan Wakil Ketua Pramuka Kwarcab Jombang, Muhdlor. ’’Hari ini (Sabtu, 4/2)) merupakan puncak Harlah ke-26 MAN 8 Jombang,’’ kata Farida kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Kedatangan Kepala Kemenag Taufiqurrohman beserta jajaran disambut dengan cucuk lampah. Dilanjutkan pemotongan pita peresmian ruang PTSP. ’’Dengan adanya PTSP, kedepan pelayanan semakin mudah,’’ ungkapnya. Tak lagi ribet, lantaran terpusat di satu lokasi. ’’Wali murid ingin mengetahui info madrasah akan kita layani di PTSP,’’ ucapnya.

Pelepasan balon sebagai penanda dibukanya event pionering pramuka oleh Wakil Ketua Kwarcab Pramuka Jombang, Muhdlor. Seluruh pejabat kemudian melepas peserta pawai taaruf. Para siswa seluruhnya mengenakan pakaian adat. Juga ada pentas seni serta penyerahan hadiah. ’’Sebelum acara puncak hari ini, serangkaian kegiatan sudah kita laksanakan. Mulai dari lomba olimpiade, bola voli, istighotsah serta khotmil Alquran,’’ urai Farida.

Lomba olimpiade diikuti 566 peserta dari SMP/MTs di Jombang. Kejuaraan bola voli diikuti 33 tim dari SMP/MTs di Jombang. ’’Bola voli dimenangkan SMPN 1 Ploso. Lomba kita laksanakan terbatas, karena menyesuaikan lokal yang juga terbatas,’’ terangnya.

Sehari sebelum puncak acara atau Jumat (3/2), dilaksanakan istighotsah dan khotmil Alquran diikuti seluruh elemen di lingkungan madrasah. Diharapkan, dengan bertambahnya usia, madrasah kedepan bisa semakin berkembang. Prestasi para siswa juga semakin meningkat.

’’Dengan adanya harlah ini, kita menunjukkan prestasi anak-anak. Pawai taaruf, hingga pentas seni, semua kita lombakan. Pemenang kita beri penghargaan. Ini kita lakukan untuk memupuk kekompakan siswa,’’ tuturnya.

Kerjasama dengan PTN, Bentuk Tim Pengembangan Mutu

INOVASI juga terus dilakukan MAN 8 Jombang untuk mendongkrak prestasi siswa. Diantaranya, menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi negeri (PTN) hingga membentuk tim pengembangan mutu.

Kepala MAN 8 Jombang, Farida Priyatna, mengatakan, prestasi akademik dan non akademik siswa harus terus ditingkatkan. ’’Bapak dan ibu guru kedepan harus punya inovasi yang lebih untuk mengembangkan madrasah,” kata Farida.

Karena tanpa guru beserta staf, madrasah tak ada apa-apanya. ’’Kekompakan itu yang paling penting dan utama untuk mengembangkan madrasah lebih baik lagi,’’ imbuhnya.

Perlu dimunculkan ide baru agar masyarakat semakin percaya dengan kualitas pendidikan yang diberikan. ’’Sehingga pantas orang tua menitipkan siswa ke kita,’’ ujar Farida.

Saat ini, pihaknya intens menjalin kerjasama dengan PTN. Khususnya di Jawa Timur. Tujuannya, memfasilitasi alumni agar bisa melanjutkan pendidikan lebih tinggi. ’’Kita sudah bekerjasama dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, rencananya 9 Februari dekan akan ke sini,’’ tuturnya.

Tujuan kerjasama, meningkatkan kualitas siswa. Nantinya, ada pendampingan khusus dari perguruan tinggi itu. ”Ada pendampingan untuk persiapan anak-anak supaya bisa mengerjakan soal masuk PTN,’’ lanjut Farida. Juga untuk meningkatkan kualitas guru.

Pihaknya juga sudah membentuk tim pengembangan mutu. ’’Tim ini membawahi bapak dan ibu guru yang secara rutin melakukan pelatihan ke siswa,’’ bebernya.

Satu guru bakal melakukan pelatihan ke satu siswa yang mampu di bidangnya. Dengan begitu, tak lagi mengandalkan surat tugas sebelum guru memberi pelatihan ke siswa. ’’Makanya sekarang ada atau tidak ada lomba harus siap. Karena tujuan kita, prestasi anak-anak lebih meningkat lagi,” tuturnya.

Pihaknya sudah menyiapkan master plan untuk 20 tahun kedepan. ’’Kita sudah punya rencana yang jelas selama 20 tahun nanti apa saja,’’ jelasnya. Itu menjadi dasar untuk membangun madrasah lebih berkembang dan maju.

Bekali Siswa dengan Keterampilan

MAN 8 Jombang juga memiliki lima keterampilan. Tata boga, tata busana, otomotif, pengelasan serta teknik komputer jaringan. Agar siswa yang lulus memiliki kompetensi di luar akademik.

Kepala MAN 8 Jombang, Farida Priyatna, mengatakan, lima keterampilan itu diberikan pada seluruh siswa kelas 10,11 dan 12. Keterampilan diberikan kepada siswa sebagai bekal agar siswa memiliki soft skill.

Sehingga ketika lulus dan tak melanjutkan ke perguruan tinggi, bisa mengembangkan keterampilan yang sudah didapat. ’’Tiap siswa fokus satu keterampilan, itupun bukan kita menunjuk. Mereka milih sendiri, karena dasarnya pertama suka dan kedua karena kemampuan,’’ imbuhnya.

Guru yang memberikan bimbingan juga sudah ditentukan. Berikut jam pelajaran untuk keterampilan itu. ’’Karena untuk semua siswa, maka jadwalnya Kamis untuk kelas 10, Jumat kelas 11, serta Sabtu kelas 12,’’ urainya.

Karena memiliki keterampilan, madrasah ini serasa SMK.  Diharapkan, nantinya siswa bisa mengembangkan dasar keterampilan yang sudah didapat. ’’Saya bilang ke pengajar, ketika ada satu siswa berminat dan punya keinginan, ayo kita dorong. Kita modali juga, karena ujung-ujungnya juga ke siswa lagi,’’ tegasnya. (fid/jif/riz)

  Editor : Achmad RW
#Jombang #Kepala Kemenag #MAN 8 #madrasah #Harlah ke 26 #pendidikan #Plandi