Sosialisasi dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Senen. Narasumber yang datang dari dinas PUPR, Kepala Bidang Pembinaan SMP Safak Efendi, serta Indah Rochani, kasi sarana prasarana bidang pembinaan SMP.
Sosialisasi diikuti 48 kepala SMP negeri yang datang bersama waka sarana prasarana serta operator dapodik sekolah. ’’Sekolah harus melakukan input data sebaik mungkin di dapodik, sesuai dengan kondisi riil di sekolah,’’ pesan Senen.
Pengisian dapodik yang benar merupakan tanggungjawab kepala sekolah, waka sarana prasarana dan operator sekolah. ’’Pengisian harus benar karena data itu yang menjadi dasar pemerintah pusat untuk menentukan satuan pendidikan mana yang berhak mendapatkan dana khususnya DAK (Dana Alokasi Khusus,Red),’’ jelasnya.
Senen berharap, sekolah tidak lagi bingung, apa saja yang perlu disiapkan. Data sekolah harus sudah lengkap dan siap diusulkan.
Pengusulan bisa dilakukan setiap tahun. Karena belum tentu mengusulkan sekarang akan langsung dapat. Sebab pengajuan DAK masih antre dengan sekolah-sekolah yang lain. ’’Namanya pengusulan kan belum tentu dapat. Jadi bisa dilakukan setiap tahun, yang penting data di dapodik harus diisi dengan lengkap dan benar,’’ tegasnya. (wen/jif/riz) Editor : Achmad RW