”Alhamdulillah, anak-anak sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini,” ungkap Edy Purnomo, Kepala SMPN 2 Jogoroto, kemarin.
Hari pertama dimulai pada 26 Januari yaitu kegiatan expo study lanjut. Diikuti 16 SMK dan MA di Kabupaten Jombang yang mendirikan stan di halaman sekolah. Sehingga siswa bisa bertanya-tanya secara langsung untuk mencari referensi sekolah. ”Kegiatan expo juga sangat meriah, bahkan saya tidak menyangka sampai semeriah itu. Yang disiapkan sangat lengkap, sampai ada lab mini, dan ada yang sampai menginap di sekolah nungguin barang-barangnya,” jelasnya.
Peserta expo study lanjut diutamakan kelas 9, namun kelas 7 dan kelas 8 tak kalah antusias dengan bertanya-tanya terkait jurusan-jurusan dan program unggulan yang ada di masing-masing sekolah. ”Biasanya mereka ke sini untuk promosi, tapi hanya per sekolah dan saya rasa kurang maksimal kalau hanya memaparkan secara lisan. Kalau dibuat stan mereka bisa promosi pakai lab-lab mini yang telah mereka siapkan, siswa juga bisa lihat secara langsung,” katanya.
Hari kedua Jumat (27/1), diadakan acara gowes bareng, deklarasi anti bullying yang dipimpin Senen, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, serta pembukaan HUT sekolah dan gelar karya P5.
Edy berharap, melalui deklarasi ini, siswa memiliki tanggung jawab kepada dirinya sendiri untuk tidak melakukan bullying baik di sekolah maupun di luar sekolah. ”Gowes bareng diadakan dengan harapan agar anak-anak kembali mencintai sepeda, ke sekolah bawa sepeda, kita sudah siapkan tempat parkir yang sangat representatif untuk siswa,” ujar Edy.
Kegiatan berlanjut Sabtu (28/1). Hari terakhir kegiatan HUT ke-25 yaitu gelar karya P5 untuk kelas 7 dan bazar ekonomi kreatif yang diikuti kelas 8 dan 9. Orang tua wali kelas 7 juga dihadirkan di sekolah agar mereka turut berkontribusi dalam pembelajaran dengan kurikulum merdeka. ”Alhamdulillah, sekolah kami adalah sekolah penggerak, yang baru dinyatakan lulus Oktober tahun lalu,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang Senen, Camat Jogoroto dan jajaran forkopimcam, serta komite sekolah. Setelah deklarasi antibullying diikrarkan bersama, dilanjutkan penandatanganan kesepakatan antibullying, dilanjutkan dengan pemberangkatan gowes, potong tumpeng, dan penampilan siswa-siswi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang Senen berharap, rangkaian acara HUT ke-25 SMPN 2 Jogoroto menjadi sekolah yang semakin berprestasi. Serta siswa memegang teguh deklarasi antibullying yang telah diucapkan bersama-sama. ”Mudah-mudahan HUT ke-25 ini menjadikan SMPN 2 Jogoroto sekolah yang semakin berprestasi,” harap Senen. (wen/naz/riz)
Editor : Achmad RW