’’Kami ikut standar penilaian kabupaten, satu bidang satu warna,’’ kata Sumarmi, guru TK Tri Bhakti Segodorejo, Sumobito.
Warna yang digunakan sesuai krayon 12 warna. Tidak ditentukan yang mana yang harus digunakan. Yang penting tidak keluar dari 12 warna krayon utama. Begitu juga proses penempelan, tidak boleh ditambah hiasan-hiasan, seperti pohon, atau bunga.
’’Cukup polosan saja, jadi mereka mengerjakan sesuai intruksi,’’ jelasnya. Tiga kriteria penilaiannya; Kerapian, kebersihan, dan kreatifitas.
Sumarmi mengatakan, di TK Tri Bhakti Segodorejo, ada 47 peserta yang ikut. Tiga yang terbaik bakal maju ke tingkat kecamatan. Jika lolos, maka akan mengikuti grand final tingkat kabupaten di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (15/11).
Sumobito menjadi kecamatan dengan peserta lomba tangram terbanyak. Total ada 1.265 peserta. Sumarmi yang juga merupakan ketua IGTKI Kecamatan Sumobito mengatakan, event ini disambut baik seluruh lembaga di Kecamatan Sumobito. ’’Alhamdulillah, anak-anak sangat antusias mengikuti lomba tangram,’’ ucapnya. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW