Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

SSO ke-23 SMA Darul Ulum 2 Jombang Sukses Lahirkan 10 Juara untuk OSN 2023

Achmad RW • Kamis, 13 Oktober 2022 | 13:30 WIB
Para kiai dan bu nyai di lingkup Ponpes Darul Ulum Rejoso bersama para juara SSO ke-23.
Para kiai dan bu nyai di lingkup Ponpes Darul Ulum Rejoso bersama para juara SSO ke-23.
JOMBANG – Closing ceremony sekaligus penyerahan hadiah The National Science and Social Olympiads (SSO) tingkat nasional ke-23 jenjang SMP sederajat yang digelar  SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang Cambridge International School Jombang berlangsung meriah, Rabu (27/9) kemarin. Olimpiade tingkat nasional yang diikuti 1.210 peserta dari 16 provinsi tersebut melahirkan 10 juara bidang sains dan sosial.

Penutupan di Gedung Serba Guna SMA DU 2 dihadiri Ketua Umum Majelis Pimpinan PP Darul Ulum (MPPDU) KH Cholil Dahlan, Bendahara umum KH Zaimuddin Wijaya As’ad, Koordinator Pengajian dan Kepondokan KH M Hamid Bisri, Koordinator Kamtib KH Rohmatul Akbar Rifai, gubernur Jawa Timur yang diwakili Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang Srihartati, jajaran forpimcam, kiai dan bu nyai di lingkup PPDU serta seluruh keluarga besar SMA DU 2.

Kepala SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang, Didik Sadianto, menyampaikan, total ada 1.210 peserta yang mengikuti SSO ke-23. Kelompok sains 665 peserta dan sosial 545 peserta. ’’Dari jumlah itu, ada 204 yang lolos babak semifinal,’’ ucapnya. Kemudian diseleksi lagi, 20 yang lolos babak final. Dan kemarin, ditetapkan 10 juara bidang sains dan 10 juara bidang sosial. ’’Hari ini (kemarin) mereka kita hadirkan untuk penyerahan hadiah sekaligus penghargaan,’’ terangnya.

SSO merupakan ajang menjalin budaya prestasi di bidang sosial dan sains untuk mengembangkan daya pikir dan logika dalam menghadapi tantangan era 5.0. ’’Ini juga sebagai persiapan anak-anak dalam menghadapi OSN (Olimpiade Sains Nasional) tingkat nasional 2023 mendatang,’’ jelasnya.

Didik memberikan selamat kepada para juara. Juga mengapresiasi para juara. Mereka cerdas secara akademik. Mereka juga telah menjunjung tinggi integritas dan sportifitas selama proses seleksi SSO. ’’Mereka telah menujukkan integritas yang luar biasa,’’ tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Didik menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan terhadap pelaksanaan SSO ke-23. ’’Atas nama lembaga, saya mengucapkan terima kasih atas doa dan support dari semua pihak,’’ ungkapnya. Khususnya pada kiai majelis pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum. Kemendikbudristek, ibu gubernur, kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Jombang, Kadisdikbud, Kemenag, pengawas pendidikan di Unit Darul Ulum. Para sponsorship, para undangan, pimpinan sekolah, serta seluruh peserta dan anak-anakku panitia yang saya banggakan. 

Diapresiasi Gubernur Jatim, MPPDU Berharap Ada Kompetisi Tingkat ASEAN

KETUA Umum Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum (MPPDU), KH Cholil Dahlan, mengapresiasi terselenggaranya SSO ke-23 yang diadakan SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang. Ia berharap, tahun depan SSO lebih meriah lagi dan memperluas jangkauan peserta hingga tingkat ASEAN.

’’Ajang ini sangat positif, karena bisa menumbuhkan kreativitas anak dalam percepatan, penerapan dan penguasaan ilmu,’’ tuturnya. Makanya secara rutin diselenggarakan supaya memberikan ladang bagi siswa untuk berkreasi mengembangkan ilmu bidang sains dan sosial.

Kiai Cholil berharap, tahun depan, SSO ke-24 yang digelar 2023 mendatang dapat dikembangkan ke tingkat ASEAN. ’’Kita berharap, tingkat penyelenggaraanya terus berkembang. Termasuk jangkauan pesertanya, kalau bisa ke luar negeri, paling tidak ASEAN atau Asia. Memang itu membutuhkan sinergitas dan kreativitas yang lebih dari ini,’’ pesannya.

Sementara itu, Bendahara umum MPPDU, KH Zaimuddin Wijaya As’ad (Gus Zuem), mengatakan, ajang SSO sangat positif untuk mendukung pengembangan kecerdasan intelektual (intelligence quotient) siswa SMP sederajat. ’’Bagi para peserta memang bagus untuk pengembangan IQ. Bagi panitia juga bagus untuk mengembangkan ESQ (emotional spiritual quotient). Karena saya yakin ketika anak-anak berlomba tentu di belakangnya ada panitia yang berusaha maksimal mengurus acara agar berjalan lancar,’’ paparnya.

Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada SMA DU 2 dan seluruh panitia yang sudah bekerja keras demi suksesnya SSO ke-23. ’’Kami ucapkan terima kasih, dengan ajang ini Darul Ulum lebih dikenal masyarakat,’’ tandasnya.

Sementara itu, gubernur Jawa Timur yang diwakili Srihartati, kepala Cabang Dinas Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang, juga mengapresiasi terselenggaranya SSO ke-23. ’’Esensi kegiatan SSO ini sangat menarik. Kegiatan ini bagian upaya kita membangun dan menguatkan pendidikan karakter anak-anak bangsa,’’ urainya.

Dia menambahkan, SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang telah memberikan wadah terhadap peserta didik untuk mengekspresikan potensi dalam bidang akdaemik melalui SSO ke-23. ’’Pemprov Jatim mengapresiasi setinggi-tingginya dan memberi dukungan penuh pada kegiaan ini,’’ tegasnya. (ang/jif/riz)

 

  Editor : Achmad RW
#Olimpiade Sains #peterongan #SSO #Tingkat Nasional #Olimpiade sosial #Jombang #Rejoso #PPDU #SMA 2 DU Unggulan BPTP