’’Ada 50 yang pensiun tahun ini. Mulai januari sampai Desember nanti,’’ kata Sri Hartati, kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, kemarin.
Guru PNS yang pensiun tugasnya digantikan guru yang lain. Sebab, satu guru minimal mengisi 24 jam pelajaran dan maksimal 40 jam pelajaran. Di Jombang, masih banyak guru yang belum mencapai batas maksimal 40 jam pelajaran. ’’Kalau belum 40 jam pelajaran boleh ditambah, sambil menunggu formasi,’’ jelasnya.
Hingga kini, ia belum mengetahui berapa formasi yang akan diisi oleh Dinas Pendidikan Jatim. Sebab tahun ini sudah ada formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dua tahap. Tahap petama 113 guru dan tahap kedua 71 guru. ’’Untuk yang tahap ketiga ini belum tahu prosedurnya bagaimana?’’ lontarnya.
Dari 50 PNS yang pensiun tahun ini, tujuh diantaranya merupakan kepala sekolah. Satu kepala sekolah meninggal dunia. ’’Kepala SMKN 2 Jombang purna tahun lalu. Kepala SMAN Ngoro meninggal dunia dan sekarang masih diisi plt,’’ urainya.
Untuk diketahui, hingga kemarin, jumlah kepala SMA/SMK dan SLB di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang kosong ada sembilan. Yakni SMAN Jogoroto, SMAN Plandaan, SMAN Ngoro, SMAN 3 Jombang dan SMAN Bandarkedungmulyo. SMKN 1 Jombang, SMKN 2 Jombang, SMKN Kudu dan SLBN 1 Jombang. (wen/jif) Editor : Achmad RW